Produksi Emas J Resources Sudah 70%

NERACA

Jakarta - Emiten yang bergerak di bidang pertambangan emas, PT J Resources Tbk (PSAB), menyatakan bahwa hingga Agustus 2014 ini produksi emas perseroan telah mencapai 140.000 ons atau sebesar 70% dari target produksi perseroan tahun ini yang sebesar 200.000 ons.

Direktur PT J Resources Tbk, William Sunarta mengatakan, produksi perseroan sudah sekitar 140.000 ons dari target tahun ini 200.000 ons,”Ini meningkat dua kali lipat dibandingkan realisasi produksi kami di tahun 2013 lalu," ujar William di Jakarta, kemarin.

Menurut Wiliam, perolehan produksi perseroan hingga Agustus 2014 ini sejalan dengan mulai berproduksinya smelter di dua tambang emas perseroan yang berlokasi di Seruyung, Kalimantan Utara, dan Bakan, Sulawesi Utara, pada Desember 2013 lalu. Masing-masing tambang emas tersebut memiliki kapasitas produksi 50.000 ons."Peningkatan produksi ini dikontribusikan dari dua smelter kami di Bakan dan Seruyung yang sudah mulai beroperasi sehingga kami optimis target produksi tahun ini yang sebesar 200.000 ons akan tercapai," tegasnya.

Sekedar informasi, sepanjang tahun 2013 lalu perseroan hanya memproduksi sebanyak 100.000 ons dari dua tambang emas miliknya yang berlokasi di Lanud, Sulawesi Utara, dan Penjom, Malaysia. Kini perseroan juga diketahui tengah melakukan eksplorasi tambang emas di Gunung Pani, Gorontalo.

Selain itu, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), PT J Resources Tbk (PSAB)menyeujui untuk membagikan saham bonus yang berasal dari kapitalisasi harga saham per 31 Desember 2013 senilai US$ 152,93 juta atau setara dengan Rp 1,7 triliun.

Kata William Surnata, saham bonus yang akan dibagikan perseroan kepada para pemegang saham senilai Rp 453,6 miliar. Ia menjelaskanjumlah saham bonus yang akan dibagikan ditentukan berdasarkan nilai nominal saham. Jadi, setiap pemegang satu saham lama dengan nominal Rp 100 akan memperoleh enam saham bonus,”Kami akan melepas saham bonus. Tujuannya untuk meningkatkan volume trading. Jadi, pemegang saham yang memiliki satu saham akan mendapat enam saham bonus,"ujarnya.

Lebih lanjut, William menyebutkan aksi korporasi ini dilakukan sesuai instruksi dari pihak Bursa Efek Indonesia (BEI)."Jadi, ini kami lakukan sesuai dengan instruksi dari pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) agar saham kami lebih banyak ditransaksikan makanya kami melepas saham bonus ini," jelasnya.

Setelah pembagian saham bonus ini maka modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan meningkat sebanyak-banyaknya 5.292.000.000unit saham atau menjadi sebesar Rp 529.200.000.000dari 756.000.000unit saham atau senilai Rp 75.600.000.000. Asal tahu saja, dibalik laporan perseroan menyampaikan target produksi emas hasil eksplorasi tahun lalu menuai pernyataan besar. Pasalnya, menurut laporan kegiatan Eksplorasi diajukan ke BEI pada Februari 2014, Januari 2014, Desember 2013 dan November 2013, disebutkan J Resources belum melakukan pengeboran di Gunung Pani dan pengeboran terakhir dilaporkan adalah di bulan Juni 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara - Pasok Permintaan PLN

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari - Permintaan Ban TBR Meningkat

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…

Pendapatan Ancora Resources Terkoreksi 7% - Kinerja Anak Usaha Melorot

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) masih membukukan raport merah di kuartal tiga 2017.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…