Saham MNC Kapital Dalam Pengawasan BEI

Dibalik agresifitasnya ekspansi bisnis PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), rupanya memicu pergerakan harga saham perseroan di pasar modal bergerak tidak wajar atau unusual market activity (UMA) sehingga masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, saham perseroan masuk dalam pengawasan BEI karena mengalami peningkatan harga dan aktivitas saham di luar kebiasaan periode sebelumnya,”Investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan, dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan yang belum mendapatkan RUPS," kata Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy.

Irvan menambahkan, pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjuk adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Pihak BEI telah meminta konfirmasi kepada perusahaan tercatat pada tanggal 15 Agustus 2014. Atas dasar konfirmasi dari perusahaan tercatat, bursa mengumumkan jawaban konfirmasi tersebut melalui IDX Net tanggal 20 Agustus 2014.

Tercatat, pada tanggal 27 Agustus saham BCAP dibuka pada level Rp 930 dan ditutup di level Rp 1.150. Pada perdagangan sesi kedua pada perdagangan akhir pekan kemarin, saham BCAP berada di level Rp 1.385 atau naik 3,36% dari harga pembukaan Rp 1.340.

Sebagai catatan, PT MNC Kapital Indonesia Tbk mengincar pendapatan sampai akhir tahun sebesar Rp1,3 triliun hingga Rp1,5 triliun dan laba bersih laba sebesar Rp100 miliar. Angka ini meningkat pesat dibandingkan laba tahun 2013 sebesar Rp6 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Kemendes PDTT Minta KPK Temukan Formula Pengawasan Dana Desa

Kemendes PDTT Minta KPK Temukan Formula Pengawasan Dana Desa NERACA Palembang - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes…

ASN Milenial Diandalkan Dalam Industri Digital

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menyongsong era revolusi industri 4.0, termasuk menyiapkan Aparatur…

BEI Terapkan Sistem Auto Rejection Waran

NERACA Jakarta – Dalam waktu dekat, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerapkan sistem penolakan secara automatis atau auto rejection…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mendapatkan Antusiasme Tinggi - LinkAja Diyakini Mampu Percepat Inklusi Keuangan

NERACA Jakarta - Perubahan aplikasi mobil money Tcash menjadi LinkAja mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari pelanggan yang memiliki akun Tcash…

Permintaan Pasar Meningkat - Tunaiku Genjot Pertumbuhan Pinjaman Renovasi Rumah

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pinjaman yang mudah didapat tanpa ribet, Tunaiku, kredit tanpa agunan berbasis online dari…

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…