PSN Targetkan Penjualan 300 Unit MVAT

Perusahaan satelit berbasis informasi dan telekomunikasi Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menargetkan pada tahun ini bisa menjual 300 unit PSN MVAT. Target ini lebih tinggi dari target sebelumnya yang hanya 200 unit tahun ini,”Target tahun ini 200 unit, tetapi ternyata sudah melebihi, jadi di akhir tahun ini kami harap bisa menjadi 300 unit,”kata GM Marketing PSN, Agung T Sasoni di Jakarta, kemarin.

Disebutkannya, saat ini sudah ada 1.600 unit satelit yang ada di pasar. Seribu diantaranya digunakan oleh perusahaan diluar perbankan dan 600 sisanya oleh pihak perbankan. "Sebanyak 60 persen lebih banyak lewat sistem sewa," katanya.

Terkait harga, PSN mematok Rp 200 juta untuk harga jual per unitnya. Sedangkan, sewa hanya Rp 6 juta per bulan. Direktur PSN Heru Dwi Kartono menjelaskan, kenaikan minat perbankan dari satelit ini didorong oleh sedang maraknya perbankan menggarap potensi keuangan mikro.

Untuk masuk ke suatu wilayah, mereka harus memiliki izin dari Bank Indonesia dan biaya yang besar padahal belum tentu di wilayah tersebut, bank itu cukup diminati masyarakat,”Kalau bank mau masuk ke daerah dia harus punya akses dan dapat izin BI, serta pikirkan biayanya. Dari situ kami tawarkan akses yang bisa bergerak sehingga ekspansinya bisa tercapai," imbuhnya.

Terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang bakal berlangsung tahun 2020 nanti, diharapkannya bank lokal dapat memanfaatkan satelit ini sebaik mungkin. "Dikaitkan dengan MEA, bank lokal akan berkompetisi dengan bank asing. Nah, kami dorong untuk masuk ke daerah supaya bisa lebih dulu dapat nasabah. Itu strategi pasar," katanya.

Melihat kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan luas wilayah mencapai 5,8 juta km persegi di mana kurang lebih 75% dari total tersebut berupa perairan, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi industri perbankan untuk dapat menjangkau seluruh nasabahnya yang ada di pelosok Indonesia.

Untuk diketahui, PSN MVSAT merupakan teknologi buatan bangsa indonesia untuk mendukung kesiapan dunia perbankan terhadap gelombang MEA. PSN MVSAT digunakan di berbagai instansi perbankan, industri media seperti media televisi dan institusi pemerintahan seperti BNPB, Dispenda, Diskominfo, BNI dan bank daerah. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Kontrak Baru PTPP Meleset dari Target

Geliat pembangunan infrastruktur di tahun 2019 kemarin, belum mampu memenuhi target PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam mencapai raihan kontrak…

Pefindo Beri Peringkat Negatif Outlook WSKT

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari stabil menjadi negatif. PT Waskita Karya Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WanaArtha Life Ambil Bagian di WEF Annual Meeting 2020

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life kembali ambil bagian di World Economic Forum Annual…

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…