Ingin Berbisnis Bubur Bayi, Ini Triknya!

Menghasilkan makanan enak dan memulai bisnis kuliner adalah dua hal yang berbeda. Apalagi jika konsumen yang kita sasar adalah bayi. Karena tentu saja minat makan bayi berbeda-beda. Karena itu, Anda harus bisa menyesuaikan produk dengan keinginan konsumen (anak di bawah satu tahun)

Jangan salah orangtua mereka yang tentu mengingikan yang dikonsumsi anaknya adalah makanan yang baik, jelas membuat Anda harus memiliki banyak perhatian ketika menggarap bisnis ini.

Di samping hal-hal itu, masih banyak faktor yang menentukan sukses tidaknya bisnis yang Anda garap. Karena itu pelajari dulu bagaimana untuk memulai dan mengoperasikan bisnis di sektor kuliner yang satu ini. Berikut triknya dari Pakde Suharno.

Pertama, kenali terlebih dulu apa yang akan Anda jual. Ya, sebelum memulai segala sesuatunya, Anda harus memahami betul apakah produk yang akan dijual. Intinya, apakah produk tersebut bisa menghasilkan uang?

Nah, langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam fase ini adalah dengan melakukan klasifikasi jenis makanan yang akan dibuat (jual). Dalam hal ini, Anda harus tahu jenis makanan seperti apa yang mampu menarik perhatian konsumen dan akan dibeli dan terus dibeli oleh pelanggan.

Hal kedua yang harus Anda lakukan adalah dengan mempelajari tren perkembangan makanan. baik dari segi bisnis ataupun dari perkembangan aneka makanan yang kini ada. Ini sangat penting karena dengan begitu Anda akan tahu kemana arah pasar yang bisa Anda tuju.

Dengan kata lain, kenapa Anda diharuskan untuk mempelajari perkembangan tren sebuah makanan yang ada saat ini. Karena, kita harus mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dan unik dari yang lain. Sehingga produk kita bisa dilirik banyak orang.

Misalnya, kalau dulu, bubur bayi rasanya itu-itu saja, kini dibuat lebih variatif dan menarik. Tak hanya itu, faktor gizi yang dikandung pada sebuah produk juga banyak menjadi pertimbangan orangtua.

Kemudian lakukan standarisasi resep yang Anda miliki. Urusan resep ini sangat penting karena kalau tidak semarik apapun tampilan yang Anda berikan, pelanggan pasti akkan kecewa setelah menjajal produk makanan yang Anda jual karena resepnya tak karuan.

Makanya, resep bubur bayi yang Anda jual juga harus ada standarisasinya. Untuk itu, sebelum menjual sebuah produk baiknya Anda tawarkan terlebih dahulu kepada keluarga maupun teman dekat untuk menguji produk kulinersebelum ditawarkan kepada masyarakat luas.

BERITA TERKAIT

Perlonggar Likuiditas, Jika Ingin Memacu Pertumbuhan

Oleh: Piter Abdullah R, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Untuk pembenahan sektor manufaktur, kuncinya adalah bagaimana…

FMM Bangsa Indonesia Ingin Pemilu 2019 Bebas dari Kecurangan

FMM Bangsa Indonesia Ingin Pemilu 2019 Bebas dari Kecurangan NERACA Jakarta - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Musyawarah Majelis…

BPBD Kota Sukabumi Terus Siap Siaga Bencana - Saat ini Sedang Terjadi Anomali Cuaca

BPBD Kota Sukabumi Terus Siap Siaga Bencana Saat ini Sedang Terjadi Anomali Cuaca NERACA Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…