Bank Kalsel Perlu Tambahan Modal - Banjarmasin, Kalimantan Selatan

NERACA

Banjarmasin- Anggota Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalimantan Selatan, Gusti Perdana Kusuma, berpendapat, PT Bank Kalsel perlu segera mendapatkan tambahan modal, guna memenuhi standar/ketentuan sebagai Bank Umum Kelompok Usaha II."Karena untuk memenuhi ketentuan sebagai Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II modal setor minimal Rp1 triliun sebagaimana ketentuan dari Bank Indonesia. Sedangkan sepengetahuan saya, modal setor Bank Kalsel belum mencapai Rp1 triliun," ujarnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (27/8).

Sedangkan penyertaan aset sebagi modal tidak bisa masuk kategori modal setor sebelum mengikuti rapat Panitia Khusus (Pansus) Raperda penyertaan modal berupa aset daerah dari Pemprov setempat kepada PT Bank Kalsel. Selain itu, agar Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-provinsi tersebut tidak mengambil dividen, melainkan menyetorkan kembali sebagai penambahan modal kepada Bank Kalsel.Sebagaimana diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin, yang mengatakan penyertaan modal dari pemprov kepada Bank Kalsel secara keseluruhan sekitar Rp315 miliar termasuk tambahan penyertaan yang bersumber pada APBD 2014 provinsi. [ant]

BERITA TERKAIT

LPPF Agendakan Buyback Saham Tambahan

Menjaga pertumbuhan kinerja harga saham, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) berencana melakukan tambahan buy back atau pembelian kembali atas…

OPEC Dinilai Perlu Terus Pangkas Pasokan Sampai Akhir 2019

NERACA Jakarta – Arab Saudi mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa pekerjaan OPEC dalam menyeimbangkan kembali pasar minyak masih jauh dari…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…