MNC Asset Management Gandeng Bank BNI - Dongkrak Penjualan Reksa Dana

NERACA

Jakarta- PT MNC Asset Management telah menjadikan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebagai bank kustodian. Ke depan perseroan juga membidik Bank BNI untuk berinvestasi ke produk reksa dana.

Presiden Direktur MNC Asset Management Stien MS mengatakan, MNC Asset Management akan meningkatkan kerja sama bisnis dengan Bank BNI. Sebagai manager investasi, MNC Asset Management siap menawarkan sejumlah produk reksa dana kepada Bank BNI.

Hingga saat ini, MNC Asset Management telah memiliki 11 produk reksa dana, diantaranya MNC Dana Likuid, Dana Syariah, Dana Lancar, Dana Dollar, Dana Kombinasi dan Dana Ekuitas,”Kami akan meningkatkan kerja sama bussines to busines, Bank BNI memiliki dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) dan mereka bisa masuk ke salah satu produk reksa dana kami. Selain itu, Bank BNI juga ada asuransi, ini juga potensi untuk kami," kata dia di Jakarta, Rabu (27/8).

Dengan kolaborasi kerja sama keduanya, kata Stien, Bank BNI bisa menjadi investor dalam salah satu produk reksa dana di MNC Asset Management. Sebelumnya, dalam penandatanganan sertifikat dengan Bank BNI, perseroan bertindak sebagai nasabah bank kustodian di BNI Custodial Service.

Terkait dengan kondisi pasar setelah putusan Mahkaman Konstitusi (MK) pemilihan umum (pemilu) presiden dan wakil presiden 2014, dia memaparkan seharusnya dengan keluarnya hasil tersebut, kondisi pasar akan lebih cepat maju dan diharapkan bisa terjadi penambahan aset. Pasalnya, banyak investor yang kemarin masih menunggu hasil pemilu 2014.

Asal tahu saja, kerjasama perseroan dengan BNI telah berlangsung lama sejak 2003. Sedangkan BNI sebagai bank kustodian telah terlaksana selama satu tahun terakhir. Diakui, kerja sama Bank BNI sebagai bank kustodian memang telah berjalan dengan baik dan memberikan support yang luar biasa, dari sisi administrasinya juga cukup bagus.

Sementara itu, Executive Vice President General Manager Bank BNI, Iwan Kamaruddin mengatakan, kerja sama pihaknya sebagai bank kustodian untuk mengelola aset keuangan MNC Asset Management dan diharapkan kerja sama ini membuahkan operasional dan usaha yang lebih baik bagi MNC Asset Management maupun BNI,”Kami ingin memberikan penghargaan bagi nasabah utama BNI. Kami memiliki tim yang kuat dan solid untuk menangani layanan bank kustodian, sehingga nasabah akan mendapatkan solusi dan ahli yang baik untuk kebutuhan kepengelolaan aset," kata Iwan.

Vice President BNI Custodial Service Head, Roosmayani Effendi menambahkan, perusahaan ke depan siap menawarkan sejumlah layanan lain untuk mengakomodir kebutuhan MNC Asset Management maupun MNC Group secara keseluruhan.

Beberapa produk layanan baru yang siap ditawarkan perseroan, diantaranya cash management maupun sistem pembayaran pajak secara online, yaitu BNI e-tax,”Kita telah memiliki sekitar 200 nasabah dari bank kustodian, sedangkan untuk fund services sekitar 60 nasabah. Ada pengelompokan layanan, yaitu fund services, asset management, dan kustodian services,”paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…

MAPI Lunasi Pokok Obligasi Rp 205,45 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang dan juga menjaga kesehatan keuangan, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) telah melunasi pokok obligasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…