Upaya Meningkatkan Level Pendidikan di Indonesia

Peningkatan akses dan kualitas pendidikan menjadi prioritas tidak hanya bagi Pemerintah, namun juga bagi sektor swasta dan setiap individu masyarakat yang memiliki perhatian khusus di bidang pendidikan. Tahun ini, Putera Sampoerna Foundation kembali merangkul para mitra/donor untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia

NERACA

Undang-Undang Dasar 1945, telah mengamanatkan bahwa “Negara menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan”, hal ini juga memastikan bahwa pendidikan yang berkualitas sudah selayaknya diterima oleh setiap warga negara tanpa terkecuali. Namun, kenyataan di Indonesia hampir 40% dari lulusan SMP tidak dapat melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Atas (SMA).

Bahkan kualitas pendidikan di Indonesia yang hanya14,6%,masih relatif tertinggal dibandingkannegara tetangga seperti Malaysia (28%)dan Singapura (33%). Kondisi ekonomi masyarakat Indonesia yang masih rendah dan akses pendidikan yang terbatas inilah yangmenjadi salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah di Indonesia.

Dina Rizki merupakan salah satu siswi berprestasi yang hampir putus sekolah karena keterbatasan biaya. Kondisi perekonomian yang buruk tidak memungkinkan Dina untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ayah Dina yang berperan sebagai tulang punggung keluarga hanyalah seorang supir truk di desanya. Penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sangat disayangkan, siswa berprestasi seperti Dina tidak dapat melanjutkan mimpinya untuk menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan bagi kota kelahirannya.

Putera Sampoerna Foundation bersama mitra mewujudkan mimpi Dina untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dina merupakan salah satu penerima dana bantuan pendidikan dari PSF dan mitra untuk mengeyam pendidikan berkualitas di Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), the Sampoerna Academy di Bogor.

“Tidak banyak orang di desa saya yang dapat meneruskan sekolah karena beberapa alasan, diantaranya adalah karena faktor ekonomi. Dengan adanya dana bantuan pendidikan dari mitra Putera Sampoerna Foundation,saya memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan teman-teman yang umumnya sudah pintar di ASBI. Akhirnya, saya bisa memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujar Dina.

Setiap tahunnya jumlah mitra PSF terus bertambah, hal ini menunjukkan semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan akses pendidikan dan memberikan kesempatan pada generasi muda Indonesia memperoleh pendidikan berkualitas dan menggapai cita-citanya menjadi pemimpin bangsa yang berkaliber tinggi.

“PSF menyambut gembira dengan adanya peningkatan jumlah mitra setiap tahunnya, sehingga kami bisa memberikan lebih banyak lagi kesempatan kepada siswa-siswi berprestasi untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui dana pendidikan. Tidak terbatas hanya padadanabantuan pendidikan, kami juga memastikan mereka mendapat pendidikan berkualitas di ASBI. Kami berharap akan lebih banyak lagi mitra, baik korporasi, pemerintah maupun individu yang memiliki kesadaran terhadap peningkatan level pendidikan di Indonesia,” ujar Managing DirectorPutera Sampoerna Foundation, NennySoemawinatausai upacara penerimaan siswa baru di Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), the Sampoerna Academy, 26 Agustus lalu di Bogor

Hingga tahun ini, PSF bersama lebih dari 80 mitra telah memberikan dana bantuan pendidikan (student assistance) kepada siswa-siswi berprestasi dari keluarga pra sejahtera untuk dapat mengenyam pendidikan tingkat SMA dan berstandar internasional di Akademi Siswa Bangsa Internasional, the Sampoerna Academy Kampus Bogor.

“PT Pelindo I (Persero) memiliki komitmen tinggi dan ingin turut berperan aktif dalam meningkatkan level kualitas dan pemerataan akses pendidikan hingga ke daerah terpencil di Indonesia. Karena itulah kami menyambut baik ajakan Putera Sampoerna Foundation untuk bersama-sama memberikan dana bantuan pendidikan (student assistance) kepada siswa-siswi berprestasi di Indonesia, salah satunya dengan cara menyekolahkan siswa-siswi tersebut di Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI),” ungkapDirektur SDM dan Umum, PT Pelindo I (Persero), M. Hamied Wijaya

Dana bantuanpendidikan (student assistance) ini mencakup uang sekolah, buku, seragam dan biaya asrama. Dana bantuanpendidikan (student assistance) ini diberikan untuk selama tiga tahun penuh kepada siswa-siswi Indonesia yang terpilih atas prestasi akademik dan karakter kepemimpinan yang kuat dengan harapan di masa depan dapat berkontribusi balik secara positif di komunitasnya.

BERITA TERKAIT

Mengkritisi Upaya Membuka Pasar Baru Dunia

Oleh: Pril Huseno Forum “Seminar Perdagangan Nasional dan Dialog Gerakan Ekspor Nasional” yang digagas Kadin, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia dan…

Efektivitas Sistem Pendidikan Link & Match

Oleh : Untung Juanto ST. MM, Pemerhati Produktivitas SDM Debat calon Wakil Presiden pada tanggal 17 Maret 2019 antara KH…

Niaga Komoditas - Indonesia Berpotensi Membawa Kebijakan Sawit Uni Eropa ke WTO

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pihaknya berpotensi untuk membawa kebijakan diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit yang dikeluarkan oleh…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele - Indah Kiat Berikan Bantuan 24 Ribu Bibit Lele Sangkuriang

Ciptakan produktivitas budidaya ikan lele yang berkualitas guna menunjang peningkatan kesejahteraan warga, unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar…

Sumbangkan Dana US$ 1 Juta - Google.org Bantu Persiapan Bencana di Indonesia

Menyadari Indonesia menjadi negara rawan bencana dan bencana sendiri tidak bisa diprediksi kapan datangnya, maka kesadaran masyarakat akan potensi bencana…

Peduli Sentani Jayapura - Gandeng PMI, Indosat Terjunkan Mobil Klinik

Musibah banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura Papua menjadi duka bagi bangsa ini. Berdasarkan data, Rabu (20/3), korban meningal dunia…