PT Jasa Raharja Kab. Sukabumi Berin Santunan Rp 7,9 Miliar

PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, medio Januari - Juli, telah mengeluarkan pembayaran santunan kecelakaan sebesar Rp 7,934 miliar lebih dengan rincian, meninggal dunia sesuai UU no 333/1964 Rp 225 juta, luka berat Rp 74.580.833, dengan jumlah total Rp 299.580.833.

Sementara sesuai UU No 34/1964, santunan yang dikeluarkan lebih besar, yakni Rp 6,087 miliar lebih untuk meninggal dunia, Rp 1,540 miliar untuk luka berat, Rp 73.750.000 santunan bagi penyandang cacat tetap, serta Rp 8 juta santunan penguburan yang ditotalkan sebesar Rp 7,635 miliar lebih.

" Santunan itu diberikan kepad ahli waris. Sedangkan dana penguburan itu dibeirkan tatkala korban kecelakaan tidak memiliki ahli waris. " ungkap Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Sukabumi, Puryanto, didampingi Petugas Pleyanan Klaim, Toif Priyanto kepada Neraca di sela-sela pemberian santunan terhadap anak yatim piatu se wilayah Kota Sukabumi, Jumat (19/8) lalu.

Sementara, pemberian santunan terhadap 20 orang anak yatim tersebut, merupakan program rutin yang dilakukan oleh PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi. Toif menjelaskan, dana santunan itu sebagai bentuk CSR PT Jasa Raharja terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan.

BERITA TERKAIT

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan NERACA Sukabumi - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengancam…

KPK: Aceh Masih Terkendala Pengadaan Barang-Jasa

KPK: Aceh Masih Terkendala Pengadaan Barang-Jasa  NERACA Jakarta - Koordinator Unit Kerja Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional NERACA Depok - Walikota Depok Dr. KH M. Ideis…

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung

KABUPATEN SUKABUMI  Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung NERACA Sukabumi - Harga telur dan ayam potong di wilayah Kabupaten…

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket - Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung”

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung” NERACA…