Perkuat Modal, Sidomulyo Bakal Rights Issue - Incar Dana Rp 50,695 Miliar

NERACA

Jakarta – Guna mendanai ekspansi bisnis, PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) akan melakukan private placement atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak 10%. Disebutkan, rencana aksi korporasi tersebut juga untuk memperkuat struktur permodalan dalam upaya pengembangan usaha. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perusahaan transportasi limbah berbahaya ini akan melakukan PMTHMETD secara bertahap dalam dua tahun. Ini terhitung sejak disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 1 Oktober 2014. Dengan PMTHEMTD ini, perseroan berpotensi akan meraih dana minimal Rp50,695 miliar. Syaratnya dengan asumsi harga pelaksanaan minimal Rp450,28 per lembar.

Jumlah saham perseroan hingga 30 Juni 2014 mencapai 1.125.875.000 saham sehingga jumlah saham yang akan terbitkan sebanyak 112.587.500 saham. Perseroan merencanakan dana hasil PMTHEMTD untuk pengembangan usaha dan operasional perseroan. Perseroan akan menggelar RUPSLB pada 1 Oktober 2014 mendatang untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Sebelumnya, perseroan juga pernah menyampaikan rencana ekspansi dengan mengakuisisi perusahaan penyedia tangki, yakni PT Green Asia Tankliner. "Prosesnya sudah masuk tahap finalisasi dan diharapkan selesai bulan depan," ujar Tjoe Mien Sasminto, Direktur Utama Sidomulyo Selaras.

Untuk mewujudkan rencana akuisisi ini, perusahaan transportasi khusus bahan kimia itu menyiapkan duit investasi sebesar Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar. Agenda ekspansi lain yang akan digulirkan Sidomulyo adalah membentuk perusahaan patungan dengan Chemstation Asia Pte Ltd. Nantinya anak usaha tersebut akan mengoperasikan depo penyimpanan dan pencucian isotank. Sebagai informasi, Chemstation adalah perusahaan pemeliharaan isotank asal Malaysia.

Kedua perusahaan itu sepakat untuk membagi kepemilikan saham di perusahaan kongsian itu secara merata. Untuk aksinya ini, Sidomulyo siap membenamkan modal sebesar US$ 5 juta. Sidomulyo Selaras bersama-sama dengan Chemstation akan mendirikan depo di empat lokasi. Masing-masing adalah Marunda Jakarta Utara, Semarang, Surabaya, dan Belawan Medan. "Tahun ini kami akan membangun depo yang berlokasi di Marunda terlebih dahulu," terang Tjoe.

Sementara Erwin Hardiyanto, Direktur Keuangan Sidomulyo Selaras, mengatakan, sumber dana untuk kegiatan akuisisi dan membentuk anak usaha patungan tersebut berasal dari kas internal, yang tidak termasuk belanja modal. Tahun ini, Sidomulyo menyiapkan belanja modal sebesar Rp 43 miliar. Pada 2015, belanja modal perusahaan naik menjadi Rp 53 miliar. "Komposisi sumber pendanaannya adalah 50% fasilitas pinjaman bank dan 50% kas internal," terang Erwin.

Untuk belanja modalnya, perusahaan menggunakan duit tersebut untuk menambah armada truk tangki sebanyak 32 unit tahun ini. Sementara, tahun depan, jumlah tambahan truk tangki sekitar 40 unit. Saat ini perusahaan sudah memiliki kurang lebih 400 unit truk tangki. Tahun ini, manajemen membidik pendapatan Rp 210 miliar atau tumbuh 19% dari tahun 2013. Sementara laba bersih ditargetkan melesat 107% menjadi Rp 13 miliar. Namun, perusahaan masih bungkam perolehan di kuartal I tahun ini. Di tahun 2015, perusahaan memasang target pendapatan dan laba bersih masmasing sebesar Rp 236 miliar dan Rp 17 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Ratu Prabu Enegi Rencanakan Rights Issue

Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) berencana mencari pendanaan di pasar modal lewat Hak…

CAKK Catatkan Pendapatan Rp 274,48 Miliar

NERACA Jakarta - Di tahun 2018, PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 274,48 miliar atau…

DEAL Kantungi Kontrak Baru Rp 94 Miliar

Di kuartal pertama 2019, PT Dewata Freightinternational Tbk. (DEAL) melakukan perjanjian kerja sama dengan nilai kontrak maksimal Rp94 miliar atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…