PROGRAM JAMSOSTEK SEKTOR JASA KONSTRUKSI Rencana Anggaran Biaya Rp 200 Juta-an, Wajib Ikut Jamsostek

NERACA

Bogor - Program perlindungan terhadap tenaga kerja pada layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa pelaksana konstruksi, merupakan program Jamsostek sektor jasa konstruksi yang kini tengah gencar disosialisasikan PT. Jamsostek

Untuk mengimplementasikan program tersebut, PT Jamsostek Cabang I Bogor menggandeng Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dengan mengeluarkan Perbup No 28 Tahun 2011. Menurut Kepala Pemasaran PT Jamsostek Cabang I, Maman, dari program tersebut, setiap pekerjaan pembangunan, baik perorangan, usaha mupun pemerintah, wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam Jamsostek.

"Dengan nilai minimal Rp.200 juta, pengusaha wajib ikut Jamsostek. Jika tidak, izin untuk mendirikan bangunan tidak akan ditertibkan. Dan itu sudah tertuang dalam peraturan, termasuk perbup," ujar dia.

Peserta program ini lanjut Maman, merupakan kontraktor induk atau penyedia jasa maupun subkontraktor atau sub penyedia jasa yang melaksanakan proyek jasa industri. Dan para peserta ini, katanya, wajib menyertakan seluruh pekerjanya.

"Pemohon izin mendirikan bangunan gedung (IMBG) adalah rumah tinggal tunggal, rumah susun, fungsi keagamaan dan fungsi usaha," kata dia.

Untuk menjadi peserta, papari dia, pengusaha cukup melampirkan rencana anggaran biaya (RAB). Jika sudah menjadi peserta Jamsostek, pengusaha dan pekerja akan memperoleh keuntungan. Di antaranya, klaim jika terjadi kecelakaan. Untuk pekerja, akan mendapatkan santunan kecelakaan. Sementara pengusaha, akan mendapatkan pergantian biaya jaminan kecelakaan kerja.

Maman memberikan gambaran seorang tukang kayu mendapatkan upah Rp.60.000 per hari. Jika mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, yang bersangkutan akan mendapat santunan Rp.93.200.000. "Ikut Jamsostek itu memberikan keuntungan, baik kepada pengusaha maupun pekerja. Dan ini yang harus diperhatikan pengusaha," tukas dia sedikit berpromosi.

BERITA TERKAIT

Pembangunan GOR Kota Sukabumi Butuh Suntikan Anggaran Rp5 Miliar Lagi

Pembangunan GOR Kota Sukabumi Butuh Suntikan Anggaran Rp5 Miliar Lagi NERACA Sukabumi - Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Kota Sukabumi ternyata…

RI-Inggris Berpeluang Tingkatkan Kerjasama Sektor Industri

NERACA Jakarta – Indonesia dan Inggris berpeluang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif terutama di sektor industri. Untuk itu,…

Mahasiswa Kritisi Rencana Kenaikan Tarif Listrik

    NERACA   Jakarta - Listrik salah satu energi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Hampir seluruh wilayah…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Korem 061/SK Gelar Silaturahmi Dengan Insan Pers

Korem 061/SK Gelar Silaturahmi Dengan Insan Pers NERACA Sukabumi - Komando Resor Militer (Korem) 061/SK gelar silaturahmi dengan insan pers…

Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Asian Games 2018

Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Asian Games 2018 NERACA Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Kepala Regional 4…

Pradi Apresiasi Prestasi Kinerja ASN dan Warga Depok

Pradi Apresiasi Prestasi Kinerja ASN dan Warga Depok NERACA Depok - Pemerintah Kota Depok terus berupaya untuk meningkatkan apresiasi hasil…