PDAM SIAGAKAN PETUGAS 24 JAM Antisipasi Kebocoran dan Gangguan Teknis

NERACA

Bogor - Selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, telah membentuk tim khusus siaga selama 24 jam. Pembentukan petugas selain untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran maupun gangguan teknis air, sekaligus untuk memberikan kenyamanan terhadap para pelanggan.

"Kita tidak ingin dibulan ini atau saat pelanggan sedang menjalankan ibadah puasa terganggu akibat gang­guan kebocoran air dan hal teknis lainnya," ungkap Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Kahuripan, Hadi Mulya Asmat..

Menurut Hadi, dalam pelaksanaannya para petugas akan disiagakan di setiap cabang. Sehingga kata dia, apabila ada jaringan yang rusak bisa langsung ditangani, baik siang maupun malam hari. "Karena petugas kami selama menjalankan tugasnya selalu dibekali peralatan lengkap. Jadi pelanggan tinggal menghubungi tiap cabang ataupun kantor pusat (PDAM)," ujar dia..

Sebelumnya, kata Hadi, pihaknya telah melakukan pendeteksian ter­hadap jumlah titik kebocoran pipa. Hasilnya, sambung dia, 42 titik kebo­coran pipa kini sedang ditangani dan akan selesai dalam waktu dekat "Tim penekanan pehilangan air sudah mendeteksi kebocoran, jumlahnya ada 42 titik dan kini sedang ditangani. Kami juga memiliki dinas storing yang bertugas melakukan perbaikan di hari Sabtu dan Minggu," jelas dia.

Sementara, Kepala Seksi Pemeliharaan Jaringan, PDAM Tirta Ka­huripan, Yusuf Marta mengatakan, setiap pelaksanaan perbaikan dan pemeliharaan jaringan, telah dilakukannya sesuai standar operasional prosedur (SOP). "Dengan begitu, para pelanggan PDAM tak usah merasa khawatir setelah kita perbaiki kebocoran pipa, akan terjadi kebocoran lagi," akunya.

Untuk teknis melakukan perbaikannya sendiri, lanjut dia, dengan cara melakukan penggalian tanah pada malam hari, menggunakan papan informasi, rambu-rambu (bila berada di jalan) dan lampu rambu, menyimpan tanah galian pada karung dan menutup area kerja dengan plastik agar menghindari kekotoran atau kecelakaan lalulintas di jalan raya.

"Kami selalu siap kapan saja untuk melakukan pemeliharaan dan per­baikan. Termasuk ketika lebaran. Kami memiliki tim piket yang bakal menangani kebocoran kapan saja," tukasnya

BERITA TERKAIT

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

Hikmahanto: Hindari Eforia di Masyarakat - KESEPAKATAN PEMERINTAH RI DAN FREEPORT

Jakarta-Guru Besar Hukum Internasional UI Prof Dr. Hikmahanto Juwana mengatakan, penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara pemerintah RI dan Freeport…

MD Picture Bikin Perusahaan Patungan - Bidik Pasar Film Korea dan Cina

NERACA Jakarta – Perluas market share dan genjot produksi film lebih besar lagi, PT Multi Dimensia (MD) Picture bakal mencari…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional NERACA Depok - Walikota Depok Dr. KH M. Ideis…

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung

KABUPATEN SUKABUMI  Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung NERACA Sukabumi - Harga telur dan ayam potong di wilayah Kabupaten…

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket - Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung”

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung” NERACA…