Cuma 4% Perusahaan Yang Bayar Pajak

Tercatat 12,9 Juta Wajib Pajak Perusahaan

Kamis, 18/08/2011

Tercatat 12,9 Juta Wajib Pajak Perusahaan

Cuma 4% Perusahaan Yang Bayar Pajak

Jakarta---Direktorat Jenderal Pajak menilai kesadaran wajib pajak badan (WPB) atau perusahaan ternyata masih minim. Hal ini tercatat, total 12,9 juta wajib pajak badan (perusahaan), hanya sekitar 4% atau 460 ribu badan yang memenuhi kewajibannya membayar pajak pada tahun 2010. “Baru 4% yang penuhi kewajiban,” kata Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany di Jakarta, 16/8

Untuk wajib pajak pribadi pun tidak jauh berbeda. Dari total 328 juta penduduk Indonesia, tercatat 50 juta penduduk merupakan wajib pajak. Tetapi, kenyataannya hanya 8,5 juta orang yang memenuhi kewajibannya dengan menyerahkan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan). "Itu yang berpotensi bayar pajak. Tapi kan ada batas pendapatan tidak bayar pajak. Mungkin separuhnya atau 55 juta yang mestinya membayar pajak. Atau digenapkan 50 juta. Faktanya yang menyerahkan SPT hanya 8,5 juta orang dari 50 juta yang seharusnya menyerahkan SPT," jelas dia.

Jadi, dari jumlah tersebut, kata Fuadm mungkin ada sekitar 20% WP orang pribadi yang telah membayar pajak. Namun, ia menambahkan, sebenarnya pribadi yang bayar pajak tidak selalu menyerahkan SPT."Ada PPh (Pajak Penghasilan) 21, yang jumlahnya mungkin sekitar 20 juta. Perhitungan kasarnya (pribadi) yang bayar pajak sekitar 25 juta orang. Berarti masih ada 30 juta orang yang belum bayar pajak," ungkapnya.

Padahal, tahun 2010 lalu, pemerintah menargetkan dari Rp 1100 triliun penerimaan negara, yang berasal dari pajak itu mencapai Rp 700 triliun, baik wajib pajak badan maupun pribadi. Sedangkan sisanya dari pajak bea cukai maupun sektor penerimaan lain. Artinya, penerimaan negara bergantung dari pajak yang dibayarkan.

Sensus wajib pajak yang akan dilaksanakan akhir tahun ini, Fuad sendiri tidak bisa berspekulasi akan mampu mendorong berapa banyak wajib pajak yang memenuhi kewajibannya. Yang jelas, sensus ini selain untuk mendata jumlah wajib pajak, akan dilakukan pula penyuluhan untuk meingkatkan kesadaran membayar pajak. Tahun ini penerimaan negara yang berasal dari pajak mencapai Rp 760 triliun.

”Yah, saya memang memiliki target berapa persen naiknya jumlah pembayar pajak. Tapi tidak perlu saya share ke publik. Tidak bisa berharap banyak. Tapi setidaknya naik sedikit. Namanya orang, kan masing-masing beda, yang penting kami (Dirjen Pajak) selalu usaha.”

Selain melalui sensus pajak, untuk menaikkan jumlah penerimaan pajak negara tahun ini, rencananya Ditjen Pajak akan memaksa penunggak pajak untuk membayar. Fuad menilai langkah ini di ambil terkait pada faktor keadilan. ”Selama ini, wajib pajak yang nunggak terkesan dibiarkan padahal selalu di tagih. Mereka aja yang bandel,” ungkap Fuad

Cara penagihan yang paling tepat memang belum ditemukan. Tetapi, Fuad mengklaim, pihaknya akan serius menjalankan penagihan ini. Karena mempengaruhi penerimaan negara. **cahyo