NAPI DI SUKABUMI PEROLEH REMISI Peringati HUT RI ke-66 Perkokoh Komitmen Jabar

Kamis, 18/08/2011

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersama membangun Jawa Barat. Diharapkan dengan semangat Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-66 dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-66, semakin memperkokoh komitmen untuk bersama melanjutkan berbagai langkah pembangunan di segala bidang.

Pembangunan di Jabar menurut Heryawan, sudah dalam posisi on the right track dengan mengarah pada kondisi yang lebih baik. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bertekad dan yakni bahwa Jawa Barat bisa lebih maju lagi. Mewujudkan Jawa Barat yang mandiri dinamis dan sejahtera, dengan didukung semangat tinggi melalui unjuk karya dan prestasi tiada henti,” tegas Gubernur pada Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-66 Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Lapangan Gasibu, Rabu (17/8) pagi.

Gubernur, lebih lanjut mengungkapkan Peringatan HUT RI tahun ini terasa berbeda karena lebih spesial karena tahun ini peringatan dilaksanakan bertepatan dengan hari ke-17 Bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan rahmat dan ampunan.

Sejumlah kemajuan dan prestasi yang berhasil diraih Prov. Jabar papar gubernur diantaranya pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2011 yang mengalami peningkatan 0,65 poin, yaitu 71,64 pada tahun 2010 menjadi 72,29 pada tahun 2011.

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) tahun 2010 mencapai 6,09% meningkat 1,91% dari tahun 2009 sebesar 4,19% persen atau menyamai rata-rata LPE Nasional sebesar 6,1% persen. Menekan angka pengangguran sebesar 0,63% dari 10,96% pada tahun 2009 menjadi 10,33% pada tahun 2010.

Remisi di Sukabumi.

Sementara Neraca di Sukabumi melaporkan, sebanyak 289 orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kls II B Nyomplong Sukabumi, mendapatkan remisi. Pemberian remisi tersebut diberikan bertepatan dengan peringatan HUT RI ke 66, Rabu (17/8). Dari jumlah tersebut jauh dari yang diusulkan oleh pihak Lapas Kls II Sukabumi yang mengusulkan sebanyak 349 orang.

Menurut Kepala Pengamana Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kls II Sukabumi, Maulana Luthfianto, pihaknya mengusulkan sebanyak 349 orang napi untuk mendapatkan remisi.Dan yang mendapatkan remisi hanya 289 orang napi, sedangkan 60 orang lagi ditolak berdasarkan PP 28 2006 tentang korupsi.

“Dari jumlah 289 yang mendapatkan remisi, ada 15 orang napi yang mendapatkan remisi bebas, dimana mereka ada yang bebas bertepatan dengan HUT RI ke 66 dan Hari Raya Idul fitri nanti,”ungkapnya.

Data yang diperoleh Neraca menyebutkan, sebanyak 280 orang napi yang mendapatkan remisi diantaranya, remisi sebagian : 140 orang napi yang tersangkut pidana umum, 48 orang napi pidana khusus seperti narkotika dan tipikor, serta 46 orang napi yang dihukum dibawah 1 tahun juga mendapatkan remisi. Sedangkan yang mendapatkan remisi penuh (bebas) sebanyak 12 orang.