Laba Bersih Astra Internasional Tumbuh 11%

NERACA

Jakarta- Sepanjang semester pertama tahun ini, PT Astra International Tbk (ASII) dan anak perusahaannya menunjukan peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perseroan berhasil membukukan laba bersih naik sekitar 11% dari Rp8,8 triliun menjadi Rp9,8 triliun. Sedangkan laba bersih per saham mengalami kenaikan sekira 11% menjadi Rp242 per saham. Pencapaian tersebut, dikarenakan adanya kenaikan pendapatan bersih sepanjang 6 bulan pertama tahun 2014 sekira 8 persen yaitu Rp101,5 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp94,3 triliun.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto mengatakan, Bisnis Grup Astra mencatat hasil yang beragam pada semester Pertama tahun 2014 ini, meskipun volume operasional masih tinggi,” Kinerja keuangan hingga akhir tahun diperkirakan masih baik, walaupun kompetisi pada pasar mobil masih tinggi dan harga batu bara diperkirakan masih rendah," ujarnya.

Tahun ini, PT Astra Internasional Tbk menyiapkan modal belanja atau capital expenditure (capex) sebesar Rp20 triliun, “Rencananya belanja investasi kami mencapai Rp20 triliun. Digunakan kepada proyek dari seluruh unit usaha, serta rencana ekspansi perseroan,”kata Prijono Sugiarto.

Dirinya menuturkan, belanja modal tahun ini meningkat sekitar Rp7 triliun dari tahun lalu yang hanya Rp13 triliun. Kegiatan Grup Astra fokus kepada enam lini bisnis inti, yaitu Divisi Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur dan Logistik, serta Teknologi Informasi. Di tahun ini perseroan mengakui investasi akan fokus ke beberapa unit usaha dengan melakukan ekspansi.

Kata Prijono, meski mengalami peningkatan laba bersih sebesar 13% di kuartal pertama tahun ini, nyatanya beberapa unit usaha perseroan mengalami penurunan keuntungan. Astra mencatat laba bersih kuartal I/2014 pada Divisi Otomotif menurun sebesar 5% atau hanya mencapai Rp2 trilun dari periode yang sama tahun lalu yang justru mencapai Rp9,8 triliun.

Kendatipun demikian, dia menyakini, permintaan produk otomotif masih terbilang baik sepanjang kuartal pertama tahun ini. Namun terjadinya perang diskon pada pasar mobil masih memberikan pengaruh pada laba bersih perseroan."Kontribusi laba bersih dari bisnis grup komponen juga mengalami penurunan menyusul turunnya kepemilikan saham perseroan di Astra Otoparts dari 97,5% menjadi 80% pada kuartal kedua tahun 2013," katanya.

Sebagai emiten otomotif, perseroan mengawali tahun ini dengan mencatatkan penjualan yang cukup stabil. Dimana perseroan menjual 54.823 unit kendaraan roda empat sepanjang bulan Januari 2014, atau mengalami peningkatan sebesar 6,56% secara year-on-year (yoy).

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ASII menempati pangsa pasar mobil sebesar 53%. Namun, penjualan mobil perseroan masih di bawah pertumbuhan penjualan mobil nasional yang tercatat mencapai 103.494 unit, naik 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 96.718 unit. (bani)

BERITA TERKAIT

Astra Kaji Bangun Tol Hingga Pelabuhan Merak

NERACA Jakarta – Geliat bisnis Astra Infras Toll Road di jalan tol cukup agresif dan teranyar melalui PT Marga Mandalasakti…

Tumbuh Berani di Tengah Gelombang

Oleh: Mochammad Bayu Tjahono, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Tak salah jika menyebut tahun 2018 merupakan tahun politik. Pada 27…

Bank Ganesha Raih Laba Rp51,1 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Bank Ganesha Tbk meraup laba bersih setelah pajak (audited) sebesar Rp51,1 miliar sepanjang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…