Pefindo Sematkan Jasa Marga Peringkat AA

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA untuk Obligasi Berkelanjutan Jasa Marga I Tahap I tahun 2013 seri S-A yang diterbitkan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sebesar Rp700 miliar. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 2 Oktober 2014.

Kata analis Pefindo Gifar Indra Sakti mengatakan, peringkat tersebut diberikan lantaran operator jalan tol plat merah itu akan melunasi obligasi itu dengan menerbitkan obligasi baru atau menggunakan fasilitas kredit modal kerja dari perbankan,”Pada akhir Maret 2014, kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp3,6 triliun," kata dia di Jakarta, Kamis (24/7).

Pada saat yang sama, Pefindo juga memberikan peringkat serupa untuk Obligasi III tahun 2009 yang diterbitkan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN). Obligasi senilai Rp800 miliar ini akan jatuh tempo pada 6 Oktober 2014. Adapun kesiapan Bank Panin melunasi obligasi tersebut didukung aset likuid perusahaan dalam bentuk penempatan di Bank Indonesia dan bank lainnya sebesar Rp15,8 triliun per 31 Maret tahun ini.

Semester pertama tahun ini, perseroan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 6,6% menjadi Rp811,59 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp761,31 miliar. Disebutkan, naiknya laba tersebut didukung melonjaknya pendapatan usaha mencapai 5,67% menjadi Rp4,49 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp4,76 triliun.

Pendapatan usaha perseroan dikontribusi dari pendapatan tol sebesar Rp3,17 triliun, naik 14.03% dibanding semester I tahun lalu Rp2,78 triliun; pendapatan konstruksi Rp1,05 triliun menyusut 42,31% dari Rp1,82 triliun; pendapatan usaha lainnya Rp259,19 miliar meningkat 67,47% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp154,77 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi NISP

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk obligasi berkelanjutan II OCBC NISP Tbk tahap I tahun 2016 seri…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

Guru Besar Unpar: Jasa Keuangan Bukan Ranah BPSK

Guru Besar Unpar: Jasa Keuangan Bukan Ranah BPSK NERACA Sukabumi - Dua guru besar fakultas hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…