Hari Ini Menteri ESDM Sambangi PLN Gandul

NERACA

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, rencananya hari ini (Jumat, 25/7) akan mengunjungi Perusahaan Listrik Negara Penyaluran danPusat Pengaturan Beban (PLN P3B) Jawa-Bali yang berlokasi di Gandul, Cinere, Jakarta Selatan.

Menurut HumasPT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Pusat,Agus Trimukti, tujuan dari kunjungan tersebut ingin memastikan bahwa PLN P3B PLN Jawa-Bali tetap beroperasi maksimal dan tidak bermasalah selama Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah, berlangsung.

“Kami ingin pasokan listrik aman selama Lebaran. Kalau pun ada gangguan, kami berharap tidak berdampak signifikan. Layanan Call Center PLN juga siaga 24 jam untuk membantu masyarakat,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (24/7).

Pada kesempatan terpisah, I.G.A.Ngurah Adnyana, Direktur Operasi Jawa-Bali-Sumatera, memperkirakan bahwa beban paling rendah pada saat perayaan Lebaran sekitar 9.500 megawatt (MW) pada pukul 08.30 WIB dan tertinggi sekitar 14.700 MW pada pukul 18.30 WIB.

“Pada hari normal atau jam kerja, beban terendah mencapai 19.500 MW pada pukul 08.30 WIB. Sedangkan biaya produksi sistem Jawa-Bali (BP SJB) mencapai 23.420 MW. Artinya, ada penurunan beban sekitar 9000-10.000 MW,” ungkap Ngurah, kemarin.

Kemudian, daya pembangkit yang stop operasi (reserved shutdown hours/RSH) sekitar 7.500 MW. Biaya pokok produksi (BPP) tenaga listrik agak meningkat dari sekitar Rp850 menjadi Rp960, karena sistem Jawa-Bali (SJB) beroperasi mengutamakan keandalan ketimbang keekonomisan dengan mempertimbangkan pemerataan beban di sub-sistem sehingga unit RSH tersebar merata di Labuan, Lontar, Tanjung Priok, Indramayu, Rembang, Pacitan, Gresik dan Paiton. [ardi]

Related posts