Anak Usaha Waskita Raih Kontrak Rp540 Miliar - Tol Pejagan-Pemalang

NERACA

Brebes - Pembangunan Jalan Tol Pejagan-Pemalang yang baru saja diresmikan Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, seperti membawa berkah bagi Waskita Precast. Pasalnya, dari total nilai investasi sebesar Rp4,08 triliun, 44,4% atau Rp1,8 triliun dialokasikan untuk pembiayaan konstruksi. Lalu dari total nilai kontrak itu, 30% atau sekitar Rp540 miliar dikelola oleh anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk, tersebut.

”Jadi, angka Rp4,08 triliun itu kegunaannya macam-macam seperti biaya pembebasan tanah, urus perizinan, dan lain-lain.Nah, Waskita Precast dapat kontrak Rp540 miliar. Itu untuk pengerjaan Seksi I dan Seksi II,” ujar Kepala Divisi Waskita Precast, Jarot Subana kepada Neraca, di Brebes, Jawa Tengah, Rabu (22/7).

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya juga akan membangun dua unit mesin pembuat beton atau batching plan persis dekat proyek Tol Pejagan-Pemalang. Rencananya, kedua unit mesin tersebut akan dibangun pasca Lebaran dan beroperasi pada akhir Agustus 2014.

Sedangkan untuk kapasitas produksi, Jarot mengatakan, satu unit batching plan bakal menghasilkan 90 kubik per jam dengan perhitungan satu hari kerja 10 jam. Sehingga, jika di total akan menghasilkan 900 kubik per jam.

“Jadi, kalau dua batching plan akan menghasilkan 1.800 kubik per jam. Membangun dua batching plan ini anggarannya Rp8 miliar. Artinya, per unitnya senilai Rp4 miliar dari total Rp135 miliar. Dananya diambil dari kas internal perusahaan, dan bukan dari dana konstruksi Rp1,8 triliun. Dana tersebut dipakai tidak hanya untuk membangun batching plan saja, tetapi peralatan-peralatan pendukungnya,” jelas dia.

Adapun untuk kebutuhan tiang pancang bulat (spun pile), balok jembatan (PCI girder) serta ketersediaan ready mix beton cor, sambung Jarot, tetap dikirim dari Pabrik Beton Pracetak Waskita Karya di Sadang, Cikampek, Jawa Barat.

Namun demikian, dirinya enggan memberikan penjelasan mengenai kenaikan target penjualan beton pracetak tahun ini. “Untuk target penjualan dan kontribusi ke induk perusahaan, triwulan III 2014 kita keluarkan (angkanya). Karena kami baru bekerja sekitar bulan Agustus,” paparnya.

Tol Pejangan-Pemalang merupakan milik Waskita Karya dan bagian dari jaringan Tol Trans Jawa. Diharapkan dapat selesai konstruksinya dalam 24 bulan. Dengan adanya jalan tol ini diharapkan bisa menunjang jalur Pantura yang dikenal sebagai jalur perekonomian strategis di Pulau Jawa.

Tol tersebut memliki total panjang jalan 57,5 kilometer yang terdiri dari empat seksi. Yakni Seksi I Pejagan-Brebes Barat 14,2 kilometer, Seksi II Brebes Barat-Brebes Timur 6 kilometer, Seksi III Brebes Timur-Tegal Timur 10,4 kilometer, Tegal Timur-Tegal Barat 26,9 killometer.

Hingga saat ini, pengadaan tanah untuk Seksi I telah mencapai 96,31% dan Seksi II 95,75%. Dengan demikian, pembangunan kedua seksi tersebut dapat segera dimulai dan diharapkan rampung pada akhir 2015, sehingga bisa beroperasi di awal 2016 mendatang. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pertama di Asia, BEI Raih ISO 22301:2012

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi bursa efek pertama di Asia Pasifik dan yang kedua di dunia yang berhasil mendapatkan…

Kredit Pendidikan Perlu Pendampingan Usaha

    NERACA   Jakarta - Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Wuryadi mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengelola Dana Jangka Panjang untuk Infrastruktur akan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyambut baik Penandatanganan Akta Perjanjian Surat Berharga…

Tahun Politik Diklaim Aman untuk Investasi

    NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan kondisi politik di Indonesia stabil dan…

Pemerintah Siapkan Penyederhanaan Besar-besaran Perizinan

      NERACA   Jakarta - Pemerintah sedang menyiapkan penyederhanaan besar-besaran perizinan di Indonesia baik di pusat maupun daerah,…