Bisnis Alat Kosmetik Makin Laris Manis

JELANG LEBARAN

Sabtu, 26/07/2014

Ketatnya persaingan tak membuat bisnis ini kehilangan taji. Pasalnya, segmen pasar yang bisa digarap begitu luas. Karenanya, asalkan bisnis dijalankan dengan baik, katatnya persaingan tak bisa membendung kesuksesan.

NEACA

Tampil cantik dan berbeda di hari raya Lebaran adalah dambaan setiap wanita. Akibatnya, berbagai cara pun mereka upayakan untuk mendapatkannya. Tak heran jika “kaum hawa” ini rela membelanjakan banyak uangnya agar tampil cantik mempesona.

Kondisi seperti ini banyak dimanfaatkan untuk berbisnis di bidang kosmetik dan alat kecantikan lainnya. Tak heran banyak yang tampil sebagai pemain baru menjual produk kecantikan secara langsung (fisik) atau dengan pemesanan berdasarkan buku katalog.

Memang saat ini, pemain di sektor ini sudah sangat menjamur. Tetapi mesi demikian bukan berarti kesempatan tertutup sama sekali. Karena ceruknya masih begitu luas, mulai dari segmen remaja, dewasa, hingga ibu rumah tangga sangat meminati produk kosmetik.

Bahkan, belakangan ini kaum pria pun tak kalah hebat minatnya untuk tampil rapih dan segar. Ya, seperti telah diutarakan sebelumnya di atas tadi, asalkan bisnis ini dikemas dalam kemasan istimewa kemungkinan besar kesuksesan sebagai ganjarannya untuk Anda.

Meski demikian ada beberapa hal yang patut Anda perhatikan sebelum menggarap bisnis ini. Karena tanpa ini semua Anda tak akan punya pelanggan loyal, yang akan terus dan terus mendatangi usaha Anda.

Seperti yang diutarakan Fitri misalnya, pedagang kosmetik melalui buku katalog ini mulai kebanjiran pesanan. Pasalnya, dia memperlakukan pelanggan layaknya dia ingin diperlakukan. Alhasil, produk kosmetik dengan merk asal Swedia itu banyak dipesannya secara online.

“Yang paling penting sih, konsumen diberikan banyak pilihandan persedian produk kosmetik juga harus lengkap, sehingga tentunya konsumen akan kembali lagi berbelanja kepada Anda,” ujar dia beberapa waktu lalu.

Dia menilai perkembangan bisnis kecantikan khususnya penjualan kosmetik sangat bagus. Pasalnya, ya tadi itu, banyak wanita yang ingin tampil beda di hadapan banyak orang, makanya untuk bisa tampil cantik mereka rela membelanjakan banyak uang. “Apalagi saat-saat seperti ini (jelang Lebaran), permintaan mulai meningkat,” kata dia lagi.

Perkembangan bisnis di sektor ini menurut Fitri ini cukup masif, hari demi hari penjual kosmetik terus bermunculan. Artinya, itu menandakan kalau sektor ini layak untuk dilirik sebagai lahan bisnis guna menambah pundi-pundi uang seseorang.

Memang untuk membuka usaha di sektor ini membutuhkan dana besar, apalagi untuk membeli ruko sebagai tempat usaha. Modal yang dibutuhkan sangatlah besar. Di Jakarta saja, ruko mungil di pinggiran jalan harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Kalau lokasi sudah tersedia tentu usaha akan lebih enak lagi, karena Anda tinggal membutuhkan dana untuk membeli peralatan kosmetik yang akan menjadi barang display di toko Anda.

Kalau pun tidak memiliki modal cukup besar bukan berarti tertutup kemaungkinan, seperti Fitri misalnya, dia tidak memilki banyak modal untuk usaha seperti ini. Caranya mensiasatinya dengan menjual produk secara online. Makanya, dia menjadi anggota penjual (seperti MLM)sebuah produk kecantikan asal Swedia. “Ya seperti itu, kalau ada yang pesan ke kita baru kita pesankan ke sana, lebih simple dan produknya juga produk unggulan,” tutup dia.