Wisata Kuliner Sambil Berpuasa, Siapa Takut?

NERACA. Berpuasa, bukan berarti Anda tidak bisa berwisata kuliner. Justru, di bulan suci ini sejumlah kuliner tradisional spesial ramadhan banyak bermunculan, dan biasanya, merupakan jenis kuliner yang sulit ditemukan pada bulan-bulan lain. Nah, agar wisata kuliner di bulan puasa menyenangkan, ada baiknya Anda lakukan beberapa ikuti tips berikut ini. Sehingga Anda mampu berwisata tanpa mengurangi nilai puasa.

Pertama, sebelum mendatangi lokasi pedagang kuliner yang dicari, ada baiknya jika Anda mengumpulkan informasi terlebih dahulu dari bermacam sumber. Kumpulkan informasi yang didapat, mulai dari lokasi, nama makanan, penganan, dan tentu saja harganya.

Setelah mendapat semua informasi itu, ajaklah teman untuk melakoninya. Maklum, berwisata kuliner lebih asyik jika dilakukan secara kelompok, atau paling tidak minimal berdua. Sehingga, Anda bisa memesan menu yang berbeda kemudian bisa saling mencicipi dan berbagi penilaian citrarasa dan lainnya.

Perhatikan pula waktu mengunjungi lokasi pedagang kuliner tradisional yang Anda buru. Kalau memang ingin berbuka puasa, sebaiknya hitung waktu tempuh menuju lokasi tersebut. Karena, biasanya kuliner yang banyak peminatnya sudah antri sekitar satu atau bahkan dua jam sebelum magrib.

Cari lokasi wisata kuliner Anda yang tidak begitu jauh dengan tempat peribadatan (masjid). Dengan demikian Anda tak perlu bingung melakukan ibadah ditengah-tengah sensasi wisata yang sedang dilakukan. Nah, agar lebih nyaman ada baiknya Anda menikmati kuliner tersebut usai melaksanakan ibadah shalat maghrib agar lebih santai.

Terakhir, kenakanlah pakaian yang sopan, kata sopan disini dalam artian tidak mengundang perhatian orang. Dan jangan mengenakan perhiasan berlebih, karena dapat menarik penjahat beraksi. Selamat berwisata kuliner.

Related posts