Jaga Kesehatan Selama Perjalanan Mudik - CegahTerjadinya Kecelakaan

Pulang kampung adalah perjalanan panjang menembus ribuan jarak demi berkumpul dengan keluarga tercinta. Tak jarang kendala datang silih berganti selama perjalanan tersebut. Hal terpenting yang tak bisa diabaikan adalah menjaga kesehatan selama mudik.

NERACA

Moment pulang kampung (pulkam) halaman sudah menjadi rutinitas masyarakat perkotaan menjelang Idul Fitri. Namun saat pulang kampung harus mempersiapkan kesehatan dan kebugaran tubuh selama perjalanan.

Kesehatan menjadi hal paling penting ketika melakukan perjalanan mudik selain kondisi transportasi. Karena jika melakukan perjalanan dengan kondisi tubuh yang tidak fit dapat berpengaruh pada keselamatan.

“Faktor utama penyebab kecelakaan selama mudik adalah human error. Human error ini seringnya terjadi karena kelelahan, mengantuk, dan lain-lain,” ungkap dr Aina dari Klinik Mulya.

Dia menjelaskan persiapan matang dengan membawa perlengkapan kesehatan dan apa saja yang dibutuhkan oleh pemudik adalah salah satu formula pendukung kesehatan saat menjalani mudik. “Umumnya kita harus cukup asupan nutrisi saat sahur agar stamina tak mudah turun saat di perjalanan,” tambahnya.

Persiapan yang matang tentunya berguna untuk melawan beberapa penyakit yang sering timbul saat perjalanan pulang kampung. Jenis gangguan kesehatan itu contohnya mual, pusing, kelelahan, serta stres karena macet. Selain itu, infeksi saluran pernapasan dan saluran cerna (diare) sering dialami para pemudik saat di perjalanan.

“Infeksi saluran pernapasan dapat terjadi selama mudik karena debu dan polusi udara jalanan yang pastinya akan kita hadapi selama berjam-jam. Selain itu, kerumunan orang dapat menularkan penyakit lewat udara,” ujar Aina.

Adapun diare biasanya disebabkan jajanan yang kita makan kurang sehat dan tidak tidak terjamin kebersihannya. “Jarangnya kita mencuci tangan dengan sabun sebelum makan akan membuat debu dan kuman semakin mudah mengotori makanan yang tersedia,” lanjutnya.

Untuk terhindar dari penyakit diare, hal yang perlu diperhatikan adalah selalu menjalani perilaku hidup bersih dan sehat. Jagalah kebersihan, baik kebersihan diri pribadi maupun kebersihan lingkungan. Jangan lupa cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, juga pilih makanan yang bersih dan penjaja makanan yang higienis.

Sediakan Perlengkapan Kesehatan

Supaya bisa maksimal menikmati Lebaran di kampung halaman, lebih baik kita mengantisipasi semua kemungkinan terburuk dengan melakukan tindakan pencegahan. Berikut tip kesehatan yang dapat dicoba sesuai situasi dan kondisi pemudik.

Check Up ke Dokter

Periksakan kesehatan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mudik. Ada baiknya pemeriksaan dilakukan sehari sebelum melakukan mudik sehingga dokter dapat memprediksi kondisi tubuh Anda lebih tepat. Tak lupa mintalah saran untuk menjaga kesehatan selama perjalanan.

Bagi ibu hamil, periksakan kehamilan dan mintalah saran apa saja yang harus dihindari. Ajaklah suami untuk mendengarkan saran tersebut supaya suami juga dapat membantu menyiapkan hal-hal yang diperlukan. Misalnya, dokter menyarankan supaya menghindari guncangan, maka suami akan tahu di mana dia akan memilih jalan.

Jaga Pola Makan

Banyak orang yang melakukan mudik sering melakukan kesalahan ini. Mereka sering mengabaikan waktu makan. Makanlah pada waktunya. Jika saatnya sahur, lakukan sahur di waktu mendekati imsak dan segera berbuka ketika mendapati waktu berbuka. Pilihlah makanan yang mengandung kecukupan gizi. Tidak perlu mengejar waktu untuk segera tiba di kampung halaman dengan mengabaikan makan. Kekurangan asupan makanan dapat berakibat fatal, seperti kehilangan konsentrasi atau mudah capek.

P3K

Siapkan perlengkapan kesehatan, seperti kotak P3K dan obatobatan yang dibutuhkan. Pastikan cukup selama perjalanan. Selain obat antimabuk, saat ini sudah terdapat berbagai produk herbal yang bisa membantu mencegah timbulnya rasa mabuk dan bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

BERITA TERKAIT

BI Siapkan Kebutuhan Likuiditas Perbankan di Sumsel Selama Ramadhan

BI Siapkan Kebutuhan Likuiditas Perbankan di Sumsel Selama Ramadhan   NERACA Palembang - Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Provinsi Sumatera Selatan…

Terminal Poris Plawad Tangerang Siapkan 495 Bus Mudik

Terminal Poris Plawad Tangerang Siapkan 495 Bus Mudik NERACA Tangerang - Sebanyak 495 bus telah disiapkan di Terminal Poris Plawad…

MUI Perlu Mengeluarkan Fatwa untuk Jaga Keutuhan Umat dan Bangsa - KOTA SUKABUMI

MUI Perlu Mengeluarkan Fatwa untuk Jaga Keutuhan Umat dan Bangsa KOTA SUKABUMI NERACA Sukabumi - Penolakan terhadap aksi people power…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Batam Antisipasi Penularan Cacar Monyet dari Singapura

Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mengantisipasi penularan virus cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan penemuan penderita…

Cara Tepat Mencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Di bulan Ramadan, tubuh menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam. Artinya, ketika berpuasa, tubuh tidak menerima asupan…

Agar ASI Tetap Lancar saat Bulan Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, umat Islam harus beradaptasi dengan penyesuaian waktu makan. Utamanya, bagi ibu menyusui yang membutuhkan asupan demi air…