Pemerintah Serap Dana Hasil Lelang Obligasi

NERACA

Jakarta- Pemerintah menyerap dana sebesar Rp13,5 triliun dalam lelang lima seri obligasi negara pada Selasa ini, dari total penawaran yang masuk sebesar hampir Rp19,72 triliun.Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (23/7), menyebutkan jumlah Rp13,5 triliun itu terdiri atas seri SPN12150501 sebesar Rp0,35 triliun.

Imbal hasil rata-rata tertimbang seri ini sebesar 6,59 persen dengan imbal hasil tertinggi dimenangkan 6,72 persen. Penawaran masuk untuk seri ini sebesar Rp1,77 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 7,0 persen dan terendah 6,5 persen.Jumlah dimenangkan untuk seri SPN12150710 sebesar Rp0,80 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,80 persen, imbal hasil tertinggi dimenangkan 6,99 persen. Penawaran masuk untuk seri ini sebesar Rp1,54 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 6,99 persen dan terendah 6,70 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri FR0069 sebesar Rp1,55 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,85 persen, imbal hasil tertinggi dimenangkan 7,88 persen. Penawaran masuk untuk seri ini sebesar Rp2,81 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 7,96 persen dan terendah 7,79 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri FR0070 sebesar Rp5,05 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,02 persen dan imbal hasil tertinggi dimenangkan 8,05 persen. Penawaran masuk untuk seri ini sebesar Rp6,68 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 8,14 persen dan terendah 7,95 persen.

Sementara untuk seri FR0068, jumlah dimenangkan sebesar Rp5,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,66 persen, imbal hasil tertinggi dimenangkan 8,70 persen. Penawaran masuk untuk seri ini sebesar Rp6,92 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 8,9 persen dan terendah 8,6 persen.

Jumlah dimenangkan sebesar Rp13,5 triliun tersebut lebih besar dari jumlah indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp10 triliun. Penjualan obligasi negara melalui lelang itu untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN Perubahan 2014. [ardi]

BERITA TERKAIT

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner - Dapat Dana CSR dari BJB

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner Dapat Dana CSR dari BJB NERACA Sukabumi - PT. Bank Jabar Banten (BJB)…

Batas Dana Kampanye Kuningan Rp 26,4 Miliar

Batas Dana Kampanye Kuningan Rp 26,4 Miliar NERACA Kuningan – Dalam menyelaraskan aksi kampanye para pasangan calon yang akan bertarung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…