DPLK Tugu Mandiri Kelola Dana Pensiun Produsen Korek

NERACA

Jakarta - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Tugu Mandiri mendapatkan kepercayaan dari produsen korek api gas regular PT Tokai Dharma Indonesia untuk mengelola dana pensiun para karyawannya. Naskah kerja sama ditandatangani oleh Acting Direktur Utama Tugu Mandiri, Fauzi Arfan dengan Direktur Utama PT Tokai Dharma Indonesia, Octavianus Kirana Indra, di Jakarta, Kamis (17/7) pekan lalu.

Fauzi menyatakan, kepercayaan Tokai Dharma terhadap DPLK Tugu Mandiri untuk mengelola dana pensiun karyawannya merupakan sinyal kuat kepercayaan masyarakat dan dunia usaha, khususnya industri manufacture terhadap program pensiun DPLK Tugu Mandiri sebagai mitra bisnis bagi kesejahteraan karyawannya di masa depan.

“Kerja sama ini memiliki nilai strategis karena PT Tokai Dharma Indonesia merupakan salah satu produsen sekaligus pemain papan atas indutri korek api gas regular di Indonesia, yang tentunya menerapkan formula dan standar khusus dalam dalam memilih mitra. Karena itu, kerja sama ini bagi kami sangat penting, baik dalam membangun image, optimisme, maupun kinerja perusahaan saat ini,” jelasnya di Jakarta, kemarin.

Dengan demikian, menjadi tugas DPLK Tugu Mandiri untuk selalu memberikan kontribusi terbaik bagi mitra bisnisnya, baik dalam penyediaan produk instrumen keuangan terutama dana pensiun yang mampu menjawab kebutuhan kesejahteraan karyawan maupun pelayanan saat peserta memasuki masa pensiun.

Senada, Direktur Utama Tokai Dharma Indonesia, Octavianus Kirana Indra, menambahkan bahwa sejak awal dana pensiun karyawannya memang dialihkan pengelolaannya ke perusahaan lain yang dianggap lebih profesional dalam mengelola dana pensiun dengan mekanisme defined contribution.

“Seleksi terhadap perusahaan pengelola dana pensiun kami lakukan bertahap sampai terpilihnya DPLK Tugu Mandiri. “Kerja sama ini menjawab kebutuhan karyawan kami di masa pensiun nanti sekaligus mendorong terwujudnya komitmen perusahaan untuk memberikan kesejahteraan masa depan bagi karyawan,” tandas Kirana.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri, Lilies Handayani menegaskan bahwa program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Tugu Mandiri merupakan salah satu bagian dari pengembangan bisnis perseroan yang tertuang dalam roadmap2014-2024.

Oleh karena itu, tahun ini pihaknya menargetkan dana kelolaan dari pasar individu. Membaiknya kondisi ekonomi dan investasi serta meningkatnya kesadaran pelaku bisnis untuk memberikan program DPLK bagi karyawan menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan dana kelolaan DPLK Tugu Mandiri.

“Salah satu upaya yang dilakukan DPLK Tugu Mandiri adalah promosi dan penjualan programbundlingprogram DPLKplusPA. Di mana dalam program ini DPLK Tugu Mandiri menawarkan manfaat pensiun ditambah manfaat perlindungan kecelakaan atauPersonal Accident”, ungkap Lilies. [ardi]

BERITA TERKAIT

Dana Kelola Pinnacle Investment Rp 2,3 Triliun

Per September 2017, Pinnacle Investment diperkirakan telah meraup dana kelolaan reksadana mencapai Rp 2,3 triliun. Dana kelolaan perusahaan manajer investasi…

Mitra Keluarga Baru Serap Dana IPO 37%

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) belum menyerap sepenuhnya dana hasil initial public offering (IPO). Sisa dana tersebut juga masih…

Binakarya Jaya Abadi Serap 100% Dana IPO

PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) telah menyerap 100% dari dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BNI Dukung Peremajaan Kelapa Sawit

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung program pemerintah dalam percepatan peremajaan…