Eximbank Indonesia Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

Perkuat Modal Untuk Ekspansi

Rabu, 23/07/2014

NERACA

Jakarta - Guna mendanai ekspansi bisnis, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) pada 18 Juli 2014 lalu telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank II Tahap II Tahun 2014 dengan nilai emisi sebesar Rp500 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Adapun yang menjadi penjamin pelaksana emisi adalah PT. Bahana Securities. Obligasi ini merupakan realisasi dari Penawaran Umum Berkelanjutan II yang secara keseluruhan ditargetkan sebesar Rp24 Triliun, dimana jumlah tersebut telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada tanggal 23 Mei 2014.

Disebutkan, obligasi yang baru diterbitkan ini bertenor 3 tahun dengan tingkat kupon sebesar 9,25%. Obligasi tersebut diterbitkan sebagai salah upaya untuk menjangkau investor ritel dengan menjadikannya sebagai underlying reksa dana. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia Eximbank untuk memperluas basis investor surat utang yang diterbitkan Indonesia Eximbank.

Obligasi ini memperoleh peringkat idAAA stable outlook dari Pefindo. Peringkat tersebut diperoleh dikarenakan 3 hal yakni yang pertama kuatnya dukungan pemerintah terhadap kecukupan permodalan sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2009, lalu yang kedua posisi yang kuat di segmen kredit ekspor dan yang ketiga yakni tingkat permodalan yang sangat kuat.

Penerbitan obligasi yang dilakukan Indonesia Eximbank merupakan salah satu sumber dana untuk mendukung ekspansi pembiayaan aktiva produktif dalam bentuk pembiayaan ekspor yang pada gilirannya diharapkan akan mendukung pengembangan ekspor nasional.

Pendanaan dari penerbitan obligasi ini sangat sesuai dengan karakteristik pembiayaan ekspor yang lebih diarahkan pada pembiayaan berjangka waktu menengah dan panjang. Dengan telah diterbitkannya Obligasi ini, maka pada 18 Juli 2014 outstanding Obligasi rupiah Indonesia Eximbank mencapai sebesar Rp13,1 triliun.

Asal tahu saja, Indonesia Eximbank berencana menerbitkan obligasi senilai Rp24 triliun untuk jangka waktu tiga tahun. Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, I Made Gede Erata pernah bilang, mulai tahun ini hingga dua tahun ke depan perseroan berencana menerbitkan obligasi senilai Rp24 triliun,”Mulai tahun ini. Setiap tahun kita menargetkan Rp8 triliun,”ungkapnya.

Untuk aksi korporasi tersebut, perseroan telah menunjuk empat penjamin emisi, yakni PT Standard Chartered Securities Indonesia, Indo Premier Securities, CIMB Securities Indonesia dan HSBC Securities Indonesia. Dia menjelaskan, pihaknya membutuhkan dana cukup besar untuk ekspansi pembiayaan dalam dan luar negeri. Apalagi, perseroan tidak diperbolehkan mencari dana melalui pihak ketiga, sehingga harus mencari sumber pendanaan lainnya agar bisa mendorong peningkatan kinerja ekspor nasional.

Pada tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan pembiayaan dikisaran 15-20% dari total aset pada 2013 yang mencapai Rp46,473 triliun. Ada beberapa proyek yang telah masuk pipeline, seperti pembuatan pesawat Dirgantara Indonesia untuk pesanan dari Taiwan dan pengerjaan kendaraan militer Anoa milik PT Pindad. (bani)