Sambut Lebaran, BRI dan BTN Siagakan Dana Tunai

NERACA

Jakarta - Kebutuhan dana tunai oleh masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah tentu menjadi prioritas pelayanan bagi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pada Lebaran kali ini, BRI menyiagakan dana tunai sebesar Rp25,5 triliun dan BTN telah menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp7,6 triliun.

Menurut Sekretaris Perusahaan BRI, Budi Satria, dana tersebut akan disebar melalui kantor-kantor cabang dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BRI di seluruh Indonesia. “Dana tunai ini akan kami siagakan di sebanyak 540 kantor cabang sebesar Rp 7,56 triliun dan ke 19.164 ATM sebesar Rp17,937 triliun di seluruh Indonesia. Jadi, totalnya ada Rp25,497 triliun yang akan kami pasok ke kas BRI dan ATM kami,” ujarnya, melalui keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.

Budi menambahkan, dana tersebut diharapkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat mulai dari H-7, pada saat merayakan Lebaran, maupun pada H+7. “Jadi kita ingin pastikan bahwa masyarakat benar-benar terlayani oleh BRI,” ungkap Budi. Budi melanjutkan, dana tunai tahun ini mengalami kenaikkan sebesar 7% dari Lebaran tahun lalu. “Kenaikannya sebesar Rp 1,698 triliun atau sebesar 7%,” terang dia.

Sementara itu, meski kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan mengalami eksodus sebab kebanyakan wilayah ini ditinggalkan para pemudik, BRI tetap menyiapkan dana tunai yang memadai. “BRI akan memasokke sebanyak88 kantor cabang sebesar Rp 1,232 triliun,” imbuhnya.

Selain kantor cabang, ATM di Jabodetabek akan mendapat pasokan dana sebesar Rp5,090 triliun. Dengan demikian, untuk wilayah ini tersedia dana tunai BRI sebesar Rp6,322 triliun. “Pada tahun 2013 kami pasok sebesar Rp5,974 triliun. Maka tahun ini terdapat kenaikan dibanding tahun lalu sebesar Rp348 miliar atau meningkat sebesar 6%,” papar dia.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama BTN, Maryono menuturkan, dari total dana sekitar Rp7,6 triliun, sebesar Rp2,3 triliun akan dialokasikan untuk pengisian ATM dan sisanya Rp5,3 triliun dialokasikan untuk seluruh outlet kantor cabang di seluruh Indonesia.

”Kami ingin memberikan layanan yang lebih baik kepada para nasabah dengan jaminan kebutuhan mereka akan uang tunai selama Ramadan tetap terpenuhi. Kami juga memberikan layanan terbatas khusus tanggal 1 Agustus 2014. Pemberian layanan tersebut didukung oleh 251 kantor layanan konvensional dan 32 kantor layanan syariah,” tegas Maryono. [ardi]

Related posts