Sido Muncul Perbesar Pabrik Berlico

Hadirkan Produk Unggulan

Selasa, 22/07/2014

NERACA

Surabaya - Managemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Mancul Tbk meyakini keputusan perseroan untuk mengambil alih pabrik farmasi Berlico di Yogyakarta senilai Rp 150 miliar sebagai keputusan yang tepat. Sidomuncul berencana memperbesar pabrik farmasi ini sehingga akan memberi kontribusi keuntungan yang signifikan bagi perseroan kedepan.

Dirut Sidomuncul, Irwan Hidayat mengakui, sebelumnya Berlico bukanlah pabrik besar. Bahkan, belum ada produk andalan yang dihasilkannya begitu populer di kalangan masyarakat. Tetapi, dia menegaskan bahwa kepopuleran produk yang dihasilkan pabrik farmasi tidaklah penting,”Yang penting, saat diambil alih Berlico statusnya baik-baik saja, ya artinya sudah untung. Yang penting lagi nanti pabrik farmasi ini bisa menghasilkan untung lebih besar dari yang ada sekarang," ujarnya di Surabaya kemarin.

Dirinya menegaskan, pihaknya berambisi membesarkan pabrik farmasi Berlico pasca diakuisisi sehingga akan menjadi salah satu usaha yang memberi kontributor keuntungan yang signifikan buat korporasi,”Dengan manajemen yang baik, kami yakin perusahaan ini bisa jadi lebih besar lagi,”ungkapnya.

Dia menambahkan, proses akuisisi Berlico sudah selesai dengan nilai akuisisi mencapai Rp 150 miliar. Meski demikian, proses pengambilalihan perusahaan, baru akan dilakukan pada tiga bulan ke depan. Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk mengembangkan sayap bisnisnya ke bisnis farmasi.

Selain itu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, Sido Muncul memberikan santunan Ramadhan kepada hampir 10.000 anak yatim di delapan kota di Indonesia, termasuk di Medan, dengan total bantuan sedikitnya Rp1,1 miliar,”Santunan Ramadhan sudah rutin kami lakukan di beberapa daerah. Di Medan bantuan tahun ini diberikan kepada 1.000 anak yatim dengan dana Rp125 juta," kata Irwan Hidayat.

Dia mengatakan itu usai memberikan santunan untuk 1.000 anak yatim dari beberapa panti asuhan di Mesjid Raya Al Mashun, Medan. Sebelum di Medan, santunan Ramadhan dilakukan di Jakarta, Bandung, Makasar dan Banjarmasin. Adapun stelah Medan, kegiatan serupa dilakukan di Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.

Menurut Irwan, santunan yang diberikan Sidomuncul merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan."Santunan itu diharapkan bisa dimanfaatkan anak yatim untuk menambah kebahagian Ramadhan dan Lebaran. Berbagi rezeki adalah kewajiban semua orang/perusahaan," katanya.

Selain memberi santunan anak yatim, Sidomuncul akan menggelar mudik gratsi bagi penjual jamu. Kegiatan ini merupakan yang ke 25 kalinya. Adapun bakti sosial operasi katarak dan pemeriksaan mata serta pemberian kaca mata gratis juga terus dilakukan.

Sebagai informasi, hingga kuartal pertama 2014, perseroan masih memiliki dana hasil Initial Public Offring (IPO) sebesar Rp561,52 miliar. Dalam pelaksanaan IPO pada 10 Desember 2013, perseroan meraih dana bersih sebesar Rp844,16 miliar. Dana IPO yang sudah digunakan perseroan sebanyak Rp282,64 miliar untuk modal kerja sebesar Rp260 miliar dan investasi senilai Rp22,64 miliar. (sin/bani)