Sido Mucul Pulangkan 20 ribu Pemudik - Selenggarakan Mudik Gratis

NERACA

Jakarta - PT Sido Muncul Tbk menyelenggarakan mudik gratis yang ke 25 kali. Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan kegiatan mudik gratis ini selain menjadi tradisi perusahaan dan bagian terima kasih kepada para penjual jamu dan pedagang asongan. "Selain itu, ini juga bentuk partisipasi membantu pemerintah dalam hal transportasi dan masyarakat dalam menyambut Lebaran," ungkap Irwan di Jakarta, Minggu (20/7).

Irwan menjelaskan bahwa awal mulanya kegiatan mudik ini diselenggarakan pada 1991 dengan menyediakan 17 bus. Namun hingga kini Sido Muncul telah menyelenggarakan yang ke 25 dengan total peserta yang mencapai 300 ribu orang. "Ini mukjizat bagi kami, karena sampai dengan yang ke 25 kami masih tetap konsisten menyelenggarakan mudik gratis. Selain itu juga, program ini dalam rangka membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah mudik," jelasnya.

Pihaknya pun mengaku dalam penyelenggaraan kali ini, Sido Muncul rela merogok kocek sebesar Rp3,5 miliar. "Saya rasa benefitnya cukup banyak buat kami. Karena pada nantinya produk-produk Sido Muncul jadi laku dengan baik dan Sido Muncul jadi terkenal. Dan mudah-mudahan program kami bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan nilai kami keluarkan maka saya rasa jauh lebih banyak manfaatnya dari pada dana yang telah kita keluarkan," jelasnya.

Guna mengantisipasi membludaknya pemudik, Irwan mengaku telah menyediakan bus cadangan. "Kadang, jumlah pemudik itu lebih besar dari yang kita kira. Makanya kami selalu menyediakan bus tambahan. Untuk rute, mudi gratis Sido Muncul kebanyakan melayani untuk daerah selatan yang meliputi ke Cirebon, Kuningan, Tegal, Balaraja, Bandungan, Solo, Wonogiri dan Yogyakarta. Sebenarnya kami ingin melayani di luar pulau seperti Indonesia Timur, akan tetapi jarang sekali kendaraan atau bus yang ingin melayani trayek tersebut," tambahnya.

Irwan mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan beberapa menteri seperti Menteri Perhubungan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Menteri Kesejahteraan Masyarakat, Kapolda Metri Jaya, dan Kepala Badan POM akan secara resmi melepas 20 ribu pemudik pada Senin (21/7) di Lapangan Parkir Barat Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran.

Lebih jauh lagi, Irwan menjelaskan bahwa pada 2002 Sido Muncul mendapatkan penghargaan dari dua Menteri sekaligus yaitu Menteri Perhubungan Agum Gumelar karena Sido Muncul telah memulangkan pemudik dengan total peserta 126.500 orang dan penghargaan dari Menakertrans Jacob Nuwawea karena Sido Muncul dinilai telah cukup banyak membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah mudik Lebaran.

Mulanya, imbuh Irwan, kegiatan mudik Sido Muncul dikhususkan bagi pedagang jamu saja, namun dari tahun ke tahun diperluas hingga sampai kalangan pedagang asongan dan pembantu rumah tangga. Sebelum diberangkatkan menuju kampung halaman, para pemudik akan dihibur oleh artis-artis Ibu Kota dan para bintang iklan Sido Muncul seperti Donny Kesuma, Cak Lontong, Bambang Pamungkas, dan Chris John.

BERITA TERKAIT

Jokowi: Ada 42 Ribu Aturan Hambat Investasi - KEBIJAKAN DESENTRALISASI DINILAI BERMASALAH

Jakarta-Presiden Jokowi mengungkapkan, masih ada peraturan di tingkat pusat hingga daerah yang menghambat investasi, bahkan jumlahnya mencapai 42.000 aturan. Sementara…

Borneo Sarana Bidik Pendapatan US$ 60 Juta - Genjot Produksi 800 Ribu Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) langsung menggenjot produksi…

BEI Bilang Kapitalisasi Tumbuh 29 Ribu Persen - Sejak Swastanisasi Pasar Modal

NERACA Jakarta –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, sejak dimulainya era swastanisasi pasar modal pada 13 Juli 1992 silam, telah…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Usaha Kecil - UMKM Diharapkan Punya Kreativitas E-commerce

NERACA Jakarta – Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus…

Ekspor Industri Alas Kaki Menapak Hingga US$4,7 Miliar

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memprioritaskan pengembangan industri alas kaki nasional agar semakin produktif dan berdaya saing, terlebih lagi karena…

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…