Taspen Siapkan Rp5,08 triliun untuk 2,4 Juta Pensiunan

Lusa, Pembayaran Gaji Pensiun ke-13

Senin, 21/07/2014
NERACA Jakarta - PT Tabungan dan Asuransi Pensiun atau Taspen mengumumkan akan membayarkan gaji pensiun ke-13 mulai lusa atau 23 Juli 2014. Direktur Keuangan Taspen, Tri Lestari mengatakan, untuk pembayaran uang pensiun bulan ke-13 ini pihaknya menyiapkan dana Rp5,08 triliun yang diambil dari APBN untuk dibayarkan kepada 2,4 juta orang penerima dana pensiun. “Jumlah dana yang diterima tertinggi rata-rata sebesar Rp4,47 juta dan terendah sebesar Rp1.55 juta,” ujar Tri Lestari di Jakarta, Jumat (18/7) pekan lalu. Adapun penerima dana pensiun adalah pensiunan Pegawai Negeri Sipil, TNI, atau Polri pensiunan sebelum 9 April 1985, pejabat negara, dan penerima pensiun, atau tunjangan.

Tri memaparkan, pembayaran pensiun ke-13 ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2014, sebagai peraturan dasar tentang pemberian gaji pensiun bulan ke-13 dalam tahun anggaran 2014 kepada PNS, pejabat negara, dan penerima pensiun, atau ahli waris.

Selain itu, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang keluar 11 Juli 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksana Pemberian Gaji Pensiun, atau tunjangan bulan ke-13. "Pembayaran pensiun dilakukan 10 hari, setelah peraturan menteri keuangan keluar. Itu sebabnya, gaji pensiun baru dapat dibayarkan mulai 23 Juli 2014," tambahnya.

Tri melanjutkan, bagi penerima pensiun yang menerima lebih dari satu penghasilan gaji pensiun, atau disebut pensiun rangkap yaitu bagi suami, atau istri yang keduanya berhak menerima dana pensiun, maka pensiun, atau tunjangan tersebut hanya diberikan pada salah satu yang jumlahnya dinilai lebih menguntungkan.

Dia pun mengimbau agar para pensiunan setiap bulan secara rutin mengambil uang pensiunannya sesuai dengan jadwal pengambilan, atau minimal enam bulan sekali.

Waspada penipuan Sementara itu, Direktur Operasi Taspen, Ermanza, menjelaskan pada masyarakat bahwa perseroan tidak pernah membagikan dividen. Imbauan tersebut disampaikan karena seringnya terjadi penipuan yang mengatakan hal itu.

"Saya tegaskan bahwa Taspen tidak pernah membagikan dividen. Karena penipuan sering terjadi yang mengatakan hal tersebut," ujarnya. Ermanza juga mengingatkan agar masyarakat, khususnya para penerima dana pensiun agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen.

Apabila ada hal yang dirasa aneh atau pun mengganjal, silakan menghubungiCall Center Taspen di nomor 021-500919. "Call Centerkami buka 24 Jam. Jadi, siapa pun yang butuh informasi maupun hal yang mengganjal, silakan hubungiCall Centerkami," jelas Ermanza. Pembagian sembako Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, Taspen mengadakan program sembako dan pasar murah tahun 2014. Pembagian sembako tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. "Pembagian sembako dilakukan di seluruh kantor cabang Taspen yang berjumlah 48 kantor cabang," ujarnya.

Dia menuturkan, sumber data masyarakat kurang mampu diperoleh dari pihak kelurahan setempat, sehingga dapat dipastikan sembako tepat sasaran. Sedangkan, penyelenggaraan pasar murah bekerja sama dengan instansi peserta Taspen yang berlokasi di kantor pemerintah provinsi atau pemerintah kota, maupun pemerintah kabupaten.

Taspen memberikan subsidi sebesar 50%. Harga sembako Rp100 ribu dijual seharga Rp50 ribu," tuturnya. Jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 32 ribu paket dengan total biaya sebesar Rp3,3 miliar. "Semoga pembagian sembako dan pasar murah dapat tepat sasaran dan sampai pada pihak yang membutuhkan," tutupnya. [ardi]