D-Link Memperluas Solusi Jaringan Terpadu UKM

NERACA – D-Link, salah satu pemasok produk jaringan terbesar di dunia, hari ini memperluas pilihan solusi switch terukurnya, menyediakan portofolio yang istimewa untuk usaha kecil menengah (UKM). Switch berbasis casis D-Link DGS-6604, D-Link DGS-3620 dan Switch seri xStack D-Link DGS-3120 memberikan kinerja yang hebat, agregasi 10-Gigabit Ethernet (10GE) dan dukungan Power Over Ethernet (PoE) dengan fleksibilitas dari standar arsitektur D-Link.

Menurut Desmond Toh, Direktur Pemasaran, D-Link International Pte Ltd Switch berbiaya efektif ini memungkinkan perusahaan dikemudian hari untuk meningkatkan jaringan mereka dengan kemampuan IPv6 yang telah terbukti, memiliki ketersediaan tinggi untuk aplikasi penting, meningkatkan keamanan, dan mempermudah pengelolaan jaringan.

Switch berbasis casis D-Link DGS-6604, D-Link DGS-3620 dan Switch seri xStack D-Link DGS-3120 menawarkan skalabilitas, keandalan, kinerja, dan biaya awal dan lanjutan yang lebih rendah untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengambil keuntungan dari solusi jaringan dengan harga terjangkau ini pada infrastruktur IT multi vendor tanpa harus terikat pada persyaratan-persyaratan pada perangkat keras, perangkat lunak dan layanan patennya.

“Seiring dengan meningkatnya permintaan aplikasi kaya data dan kebutuhan akan bandwidth, perusahaan bisnis membutuhkan switch dengan harga terjangkau dalam sebuah pilihan konfigurasi stacking atau berbasis casis. Switch juga harus menawarkan kompabilitas IPv6, memberikan kinerja yang tinggi, ketersediaan, dan menawarkan integrasi yang mulus dengan komponen jaringan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, D-Link adalah penyedia Portal Ethernet nomor satu untuk penjualan kepada perusahaan kecil dan penyedia Ethernet Ports nomor dua untuk penjualan kepada perusahaan di seluruh dunia. ”Hal ini menunjukkan komitmen kami untuk menyediakan solusi-solusi jaringan dengan fitur-fitur yang tepat dengan kapabilitas yang dibutuhkan konsumen kami.”

Kinerja nyata masa depan dengan kompabilitas IPv6

Switch seri D-Link DGS-6604, D-Link DGS-3620 dan D-Link DGS-3120 mampu melampaui sertifikasi IPv6. Kegiatan lapangan D-Link membuktikan interoperabilitas dengan kehebatan IPv6 akan memberikan bukti sebuah jaringan masa depan dalam fase internet berikutnya, dan menyediakan kapabilitas baru yang dapat menyederhanakan operasi jaringan.

Selain melewati kriteria uji IPv6 Ready Logo Fase II – yang mengembangkan uji jangkauan “protokol-protokol inti IPv6” menjadi sekitar 450 uji jaringan meliputi kategori uji baru dan verifikasi penyesuaian optimal – D-Link saat ini telah memiliki beberapa pelanggan yang menjalankan tahap produksi jaringan IPv6. Dukungan IPv6 D-Link kini meliputi IPv6 Tunnel, ICMPv6, IPv6 Neighbor Discovery, DHCPv6, RIPng, dan OSPFv3.

BERITA TERKAIT

DPRD Tangerang Siapkan Perda Permodalan UKM Cegah Rentenir

DPRD Tangerang Siapkan Perda Permodalan UKM Cegah Rentenir NERACA Tangerang - DPRD Kabupaten Tangerang, Banten, menyiapkan rancangan oeraturan daerah (Raperda)…

Daur Ulang Jadi Solusi Sampah Plastik

  NERACA   Jakarta - Penanganan sampah plastik secara nasional dapat diatasi dengan baik, jika program waste manajemen atau pengelolaan…

Penyebab Mahalnya Tiket Pesawat Tak Jelas - Perubahan Batas Atas Bawah Belum Tentu Jadi Solusi

NERACA   Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang melakukan evaluasi perihal tarif batas atas…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…