BEI Gelar Sekolah Pasar Modal Syariah - Tumbuhkan Minat Mahasiswa

NERACA

Pekanbaru - Komitmen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan investor lokal dan membuka wawasan literasi keuangan kepada masyarakat luas sesuai himbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ditindak lanjut Bursa Efek Riau dengan menggelar program sekolah pasar modal syariah untuk dosen dan mahasiswa.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Riau, Emon Sulaeman mengatakan, edukasi dan sekolah pasar syariah modal dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal dalam mencapai target kegiatan Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal akhir 2014,”Program ini telah terlaksana tiga kali selama Juli 2014 dan rencananya pada 23 Juli nanti akan dilaksanakan untuk dosen Ilmu Ekonomi Universitas Riau," ujarnya di Pekanbaru, kemarin.

Dirinya menegaskan, tujuan dari program ini adalah untuk mencapai target partisipasi pihak kampus yakni Universitas Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Syarif Qasim dalam kegiatan Gerakan Cinta Pasar Modal dalam memecahkan rekor Musem Rekor Indonesia (MURI) yang rencananya akan dilaksanakan akhir tahun ini di Jakarta.

Dirinya berharap, dari kedua kampus itu tercapai target munculnya investor baru pasar modal, sehingga bisa mewakili Riau untuk menyaksikan seremoni pencapaian target sebagai rangkaian acara puncak Gerakan Cinta Pasar Modal,”Semua institusi yang terlibat kita undang dan kita biayai, nantinya juga akan mendapatkan piagam untuk 1.100 investor baru dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan untuk 100 sampai 500 investor baru dapat piagam dari Bursa Efek Indonesia," harapnya.

Kata Emon, Bursa Efek Riau telah membuat strategi dengan harapan, dari kedua kampus ini akan muncul investor baru dari kalangan muda. Pasalnya, selama ini mereka belajar ilmu ekonomi dengan mengikuti program ini sekaligus punya lahan untuk praktek,”Dengan ilmu ekonomi yang mereka dapatkan di kampus dan mengikuti program yang kita buat ini, ibarat berenang maka mereka tidak cuma belajar teori tapi langsung berenang, dan sudah bisa praktek berinvestasi di pasar modal," jelas Emon Sulaeman.

Menurutnya, melalui program ini dosen dan mahasiswa nantinya diharapkan antusias membuka rekening syariah bukan konvensional dan ada praktek teori dan simulasi membeli dan menjual di pasar modal,”Pada 23 Juli yang menjadi peserta program adalah dosen ilmu ekonomi Universitas Riau dan harapannya dengan penyebaran informasi secara luas pada dosen nantinya Bursa Efek Riau bisa masuk dalam mensosialisasikan 1000 rekening dari kalangan mahasiswa. Selama dua bulan berjalan telah ada 89 investor baru dari kalangan mahasiswa, dan kita menargetkan jumlah ini bertambah pada saat penerimaan mahasiswa baru pada September,”ungkapnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Pemkot Depok Bantu Biaya Sekolah Siswa Miskin

Pemkot Depok Bantu Biaya Sekolah Siswa Miskin NERACA Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan membantu biaya sekolah siswa miskin…

Stabilkan Harga, Kementan Gelar Operasi Pasar Telur

NERACA Jakarta –  Guna meredam harga telur yang meroket, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar operasi pasar telur. Upaya ini dilakukan sebagai…

Saham TCPI Masuk Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…