Sewatama-STT PLN Kerjasama Cetak Tenaga Kerja Handal - Hadapi Pasar Bebas ASEAN 2015

NERACA

Jakarta – PT. Sumberdaya Sewatama (IDX: SSMM), penyedia solusi ketenagalistrikan terpadu, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN di Jakarta, Kamis (17/7). Kesepakatan kerja sama ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sumberdaya manusia yang sudah dilakukan khususnya dibidang ketenaga listrikan Indonesia pada era perdagangan bebas ASEAN tahun 2015 mendatang. Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan Direktur Utama PT. Sumberdaya Sewatama N. Hasto Kristiyono dan Rektor STT PLN Dr. Ir. Supriadi Legino.

Menurut Supriadi, kesepakatan kerja sama ini diselenggarakan atas dasar semangat kebersamaan dalam rangka lebih menyiapkan SDM agar dapat berkompetisi lebih baik dan handal dalam bidang kelistrikan untuk menyongsong era perdagangan bebas ASEAN tahun 2015. Dukungan yang diberikan kepada satu satunya lembaga swasta nasional yang menggeluti industri kelistrikan selama 20 tahun lebih ini diharapkan akan memajukan industri kelistrikan di Indonesia yang kebutuhannya semakin hari semakin meningkat.

“Pasar bebas sudah di depan mata, kami yakin bahwa sumberdaya manusia Indonesia tidak hanya mampu menguasai dan menjadi tuan rumah di negara sendiri, namun juga mampu menjadi tenaga ahli di negara lain yang membutuhkan tenaga listrik,” ujar Supriadi.

Menurut dia, kebutuhan listrik di Indonesia dan dunia meningkat setiap tahunnya, dan tidak akan berhenti seiring dengan semakin tingginya ketergantungan manusia akan listrik. Peningkatan kebutuhan listrik hingga tahun 2020, menurut RUPTL adalah sebesar 6,5% pertahun dimana untuk kawasan industry mengalami peningkatan tertinggi mencapai 7,3% dan peningkatan sebesar 6,9% per tahun untuk kebutuhan listrik rumah tangga di Indonesia.

“Sementara itu, rata rata di dunia, membutuhkan pertumbuhan listrik sebesar 2.2 hingga 3,1% untuk negara Negara berkembang dan peningkatan sebesar 1,1% untuk Negara yang sudah stabil tingkat populasinya. Ini menjadikan kebutuhan akan sumberdaya manusia yang ahli dalam bidang kelistrikan dan solusinya akan selalu ada untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia,” imbuh Supriadi.

Direktur Utama PT Sumberdaya Sewatama N. Hasto Kristiyono menyatakan rasa syukur dan kebahagiaanya atas terjalinnya kerjasama yang disepakati oleh kedua belah pihak. Menurutnya, STT PLN sudah sangat handal dalam mencetak tenaga kerja kelistrikan terbaik di Indonesia. Dengan adanya kerjasama yang dijalin, optimisme kompetensi sumberdaya manusia Indonesia untuk dapat berkarya pada era pasar bebas ASEAN akan lebih besar peluang keberhasilannya.

Lebih lanjut Hasto mengatakan bahwa kesiapan sumberdaya manusia dan kekuatan pengelolaan bisnis yang telah dirintis Sewatama selama lebih dari 20 tahun ditambah dengan pemantapan kompetensi teknis dan nonteknis yang diperkuat oleh STT PLN memungkinkan Indonesia untuk mampu memberikan kontribusi penyediaan listrik di Negara ASEAN lain yang membutuhkan seperti di Myanmar dan Vietnam.

Dalam lima atau sepuluh tahun kedepan Hasto mengharapkan sumberdaya yang telah melalui berbagai pengalaman, pelatihan dan pemantapan diharapkan akan mampu menjadi tenaga ahli bagi pengembangan kelistrikan didalam dan luar negeri, tidak hanya sebatas di ASEAN namun dapat menjangkau wilayah ASIA, timur tengah, dan Negara lain.

Kerjasama yang dijalin ini akan dilaksanakan melalui kegiatan yang terprogram baik dalam jangka pendek dan jangka panjang termasuk diantaranya berbagai penelitian mengenai kelistrikan, pengajaran, penyusunan modul kurikulum serta silabus mengenai ketenaga listrikan yang dapat memperkaya pelajar akan teknologi yang dijalankan dan dikuasai oleh Sewatama maupun sebaliknya dimana karyawan Sewatama dapat menciptakan modul pembelajaran khusus sesuai kebutuhan peningkatan kompetensi karyawan yang difasilitasi oleh pihak STT PLN.

BERITA TERKAIT

Sriwahana Ekspansi di Bisnis Paper Mill - Hadapi Kendala Bahan Baku

NERACA Jakarta – Mensiasati kendala keterbatasan bahan baru produksi, khususnya kertas sebagai bisnisnya. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) bakal melakukan…

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Gubernur Banten Akan Sanksi ASN Bolos Kerja

Gubernur Banten Akan Sanksi ASN Bolos Kerja NERACA Serang - Gubernur Banten, Wahidin Halim akan memberikan sanksi tegas bagi Aparatur…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Laporan Keuangan - Satu Dekade, Kemenperin Raih Opini WTP Berturut

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

Dukung Industri 4.0 - Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…