Express Perluas Usaha di Bus dan Taksi Premium - Bidik Bisnis Pariwisata

NERACA

Jakarta – Terus bergeliatnya industri pariwisata dalam negeri seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang positif dan politik keamanan yang stabil, menjadi pasar yang menjanjikan bagi PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) untuk masuk ke segmen transportasi publik untuk pariwisata dengan memperluas di lini bus pariwisata dan taksi premium di Jakarta.

Maka untuk mendukung ekspansi bisnis tersebut, perseroan sedang mempersiapkan penambahan 150 unit bus pariwisata dan sekitar 300 unit tambahan untuk taksi premiumnya,”Pengembangan lini usaha Express di bidang bus pariwisata dan taksi premium ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis Express Group,” kata Corporate Secretary Express Group, Merry Anggraini, di Jakarta, Kamis (18/07).

Selain itu, untuk menunjang ekspansi usaha tersebut, Express Group saat ini sedang mempersiapkan infrastruktur dan sarana pendukungnya, antara lain penambahan minimal dua pool lagi dalam waktu dekat. Hingga saat ini, Express Group telah memiliki secara keseluruhan 30 pool.

Merry menegaskan, penambahan jumlah armada dan penambahan pool ini merupakan jawaban terhadap peningkatan permintaan atas layanan jasa transportasi yang disediakan oleh Express Group kepada masyarakat pengguna layanan mereka,”Seiring dengan meningkatnya permintaan akan layanan taksi dan bus pariwisata, pengembangan armada dan lini usaha dari Express Group ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas operasional kami dan membantu memperoleh pencapaian pendapatan yang optimal,” ujar Merry.

Untuk meningkatkan performa finansialnya, Express Group memang berencana untuk menambah jumlah armadanya secara signifikan untuk mencapai jumlah armada sebanyak lebih dari 12 ribu unit kendaraan pada akhir tahun ini. “Kami berharap, upaya ekspansi Express Group ini dan dapat terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham TAXI dan masyarakat pengguna Taksi Express,” kata Merry.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan sangat agresif memperluas pangsa pasar dengan menambah armada baru dan juga membuka rute baru yang dinilai memiliki pasar menjanjikan. Direktur Keuangan PT Express Trasindo Utama Tbk, David Santoso pernah bilang, saat ini perusahaan memiliki 10.000 unit armada taksi. Di akhir tahun ini, perusahaan menargetkan jumlah armada taksi meningkat menjadi 12.000 unit.

Total target armada TAXI tersebut akan menambah jumlah peredaran taksi di kawasan Jabodetabek. Saat ini, jumlah taksi (dari seluruh operator) yang beredar di jalan raya mencapai 37.000 unit,”Berarti, tahun ini kami akan merebut pangsa pasar 40% di Jadetabek, naik dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 30%,”ujarnya.

Diharapkan, pangsa pasar yang lebih besar mampu mengakselerasi pertumbuhan kinerja TAXI. Tahun ini, manajemen membidik pertumbuhan pendapatan minimal 20% hingga 30% menjadi sekitar Rp 900 miliar. Salah satu strategi untuk mencapai target tersebut, ya itu tadi, TAXI akan menambah sekitar 2.000 unit armada baru. Hingga kuartal I tahun ini, realisasinya sekitar 300 unit."Realisasi penambahan jumlah armada telah kami lakukan secara konsisten sesuai dengan target yang telah kami tetapkan, juga dengan efisiensi biaya-biaya operasional yang telah kami lakukan" tutur Daniel Podiman, Direktur Utama TAXI. (bani)

BERITA TERKAIT

Akuakultur - KKP Lakukan Konsultasi Publik Aturan Usaha Pembudidayaan Ikan

NERACA Bandung - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakuan konsultasi publik terkait rencana pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang…

Menteri Perhubungan - Mudik Harus Berjalan Lancar dan Aman

Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan Mudik Harus Berjalan Lancar dan Aman Bandarlampung - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan…

Perusahaan Di Kawasan Industri Diminta Manfaatkan Tarif Premium Services PLN

    NERACA   Jakarta - Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar menyatakan harapannya agar perusahaan-perusahaan yang berada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…