BI Tak Beroperasi Selama Lebaran

NERACA

Jakarta - Seluruh kantor Bank Indonesia, baik pusat maupun daerah, pada Senin (28/7) - Kamis (31/7) tidak beroperasi sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.

Keterangan tertulis BI melalui laman resminya di Jakarta, Rabu (16/7) menyebutkan, pada Jumat (1/8) bank sentral akan beroperasi namun terbatas.

BI menetapkan untuk layanan BI-RTGS dan BI-SSSS pada Kamis (24/7) - Jumat (25/7) akan diperpanjang proporsional selama satu jam. Lalu, pada Senin (28/7) - Kamis (31/7) layanan tersebut tidak beroperasi, dan pada Jumat (1/8), akan beroperasi secara normal.

Kegiatan operasional Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI) pada Kamis (24/7) Kliring Kredit Siklus 1 berlangsung normal, Jadwal Kliring Kredit Siklus 2 diperpanjang proporsional selama satu jam. Jadwal Kliring Debet (Kliring Penyerahan dan Kliring Pengembalian) secara lokal ditetapkan oleh masing-masing Penyelenggara Kliring Lokal. Mekanisme Penyediaan Pendanaan Awal (prefund) untuk Kliring Debet dan Kliring Kredit berlangsung normal.

Kegiatan SKNBI pada Jumat (25/7), khusus Kliring Penyerahan Wilayah Kliring Jakarta dan Surabaya ditiadakan sedangkan operasional SKNBI selain Jakarta dan Surabaya berlangsung normal.

Pada Senin-Kamis (28-31/7), seluruh kegiatan Penyelenggaraan SKNBI ditiadakan. Sedangkan pada Jumat (1/8), khusus Kliring Pengembalian H+1 Wilayah Kliring Jakarta dan Surabaya ditiadakan dan operasional SKNBI selain Jakarta dan Surabaya berlangsung normal.

Pada Senin (4/8) Agustus 2014, Kliring Kredit Siklus 1 berlangsung normal. Jadwal Kliring Kredit Siklus 2 diperpanjang proporsional selama satu jam dan jadwal Kliring Debet (Kliring Penyerahan dan Kliring Pengembalian) secara lokal ditetapkan oleh masing-masing Penyelenggara Kliring Lokal. Mekanisme Penyediaan Pendanaan Awal (prefund) untuk Kliring Debet dan Kliring Kredit berlangsung normal.

Pada Selasa (5/8), penyelenggaraan SKNBI diadakan secara normal.

Sementara itu untuk layanan kas, pada Rabu-Kamis (30-31/7) tidak beroperasi, pada Jumat (1/8) beroperasi terbatas pada pemenuhan kebutuhan kas perbankan dan pada Senin (4/8) akan beroperasi secara normal.

Sedangkan untuk operasi moneter, pada Senin-Kamis (28-31/7) seluruh kegiatan operasi moneter rupiah dan valas ditiadakan. Pada Jumat (1/8) Kurs JISDOR tidak diterbitkan.

Kurs BI pada 1 Agustus 2014 menggunakan referensi kurs hari kerja normal terakhir yang diterbitkan pada tanggal 25 Juli 2014. Operasi moneter rupiah dilakukan untuk Standing Facilities Rupiah (Deposit Facility dan Lending Facility). Operasi moneter valas dilakukan untuk Windows Transaksi Swap Lindung Nilai Bank kepada BI. [ardi]

BERITA TERKAIT

Cara Mengetahui Kanker yang Tak Bisa Dideteksi Dini

Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh. Namun, sayangnya tak semua jenis kanker bisa dideteksi dini. Tercatat, hanya…

Wallex Bidik Remitansi US$ 10 Juta Perbulan - Resmi Beroperasi di Indonesia

NERACA Jakarta - Setelah beroperasi di Singapura, Wallex Technologies (Wallex.Asia) merambah bisnisnya di Indonesia. Sebelum menjalankan kegiatannya, perusahaan teknologi finansial…

Indonesia Tak Ingin Perang Dagang dengan China

NERACA Jakarta – Indonesia tidak menginginkan ada perang dagang dengan China sehingga diharapkan kedua negara sama-sama adil dalam memberlakukan komoditas…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK "Lepas Tangan" Bunga P2P Lending

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa regulator tidak mengatur secara spesifik besaran bunga…

Generasi Milenial Potensial Pasar Asuransi

    NERACA   Jakarta - Perusahaan asuransi dan manajemen aset AXA Indonesia (AXA Group) menyatakan generasi milenial (penduduk Indonesia…

The Fed akan Naikkan Bunga Bertahap

      NERACA   Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap. Hal…