Buyback, Salik Invomas Kuras Rp 88,83 Miliar

Perusahaan sawit, PT Salim Ivomas Tbk (SIMP) telah merampungkan pelaksanaan pembelian kembali sahamnya (buyback) sejak 27 Mei hingga 30 Juni 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (16/7).

Disebutkan, untuk jumlah saham yang dibeli kembali sesuai dengan kesepakatan RUPS sebanyak 315.000.000 lembar saham. Sedangkan harga rata-rata pembelian dari seluruh periode mencapai Rp827,84 per lembar. Perseroan masih memiliki sisa dana sebanyak Rp88,83 miliar dari total dana yang disediakan.

Sebagai informasi, perseroan telah mendirikan anak usaha baru, PT Prima Sarana Mustika (“PSM”). Anak usaha ini merupakan perusahaan patungan yang didirikan dengan PT Wahana inti Selaras (“WIS”) yang merupakan anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS).

Disebutkan, perusahaan patungan ini didirikan dengan modal dasar sebesar Rp50 miliar dan modal ditempatkan sebesar Rp15 miliar. Rinciannya, sebanyak 40% atau sebesar Rp6 miliar oleh perseroan dan sebanyak 60% atau sebesar Rp9 miliar oleh PT Wahana inti Selaras

Rencananya, perusahaan patungan tersebut akan bergerak di bidang usaha pembangunan jalan, tanggul, parit, pembukaan lahan perkebunan, land clearing, dan pembangunan kawasan perkebunan. Termasuk jasa penyewaan alat-alat berat, pengangkutan, dan perdagangan alat-alat pertanian.

Diketahui, Salim Ivomas merupakan salah satu perusahaan perkebunan terintegrasi secara vertikal dengan kegiatan usaha, mulai dari riset dan pengembangan, pembibitan dan penanaman kelapa sawit, pengolahan dan penyulingan minyak kelapa sawit, hingga pemasaran minyak goreng, margarine, lemak nabati, dan produk turunannya. (bani)

BERITA TERKAIT

Insentif Investasi di Bawah Rp500 Miliar Disiapkan - Kepala BKPM Thomas Lembong

Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan insentif perpajakan bagi investasi skala menengah dan kecil di…

Prodia Anggarkan Capex Hingga Rp 350 Miliar

Danai penambahan gerai baru, tahun ini PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 300 miliar-Rp…

Asuransi Generali Raih Laba Rp61,3 miliar

  NERACA   Jakarta - Generali Indonesia membukukan total premi sebesar Rp 3,2 Triliun dan pertumbuhan premi bruto mencapai 21%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Bangun Kampung Investor di Bengkulu

Dalam rangka memasyarakatkan pasar modal atau mendorong minat masyarakat berinvestasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana membangun…

Laba Bersih Acset Indonusa Tumbuh 27,14%

Di kuartal pertama 2018, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat kenaikan laba bersih 27,14% menjadai Rp 38,92 miliar dibandingkan priode…

BEI Targetkan 2000 Investor di Sulawesi Utara

Sepanjang tahun ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan sebanyak 2.000 investor.”Kami cukup optimis target investor ini…