Saham Merck Dohme Kembali Diperdagangkan

Setelah sempat disuspensi, akhirnya perdagangan saham PT Merck Dohme Pharma Tbk (SCPI) kembali diperdagangkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di pasar negosiasi. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (16/7).

Pjs Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI Eko Siswanto mengatakan, pembukaan suspensi tersebut dalam rangka pengalihan saham hasil pelaksanaan penawaran tender (tender offer) dan pengalihan saham oleh pemegang saham perseroan dari MDS Consumer Care Inc kepada perseroan oleh Bahana Securities selaku pihak yang ditunjuk SCPI,”Karena itu, Bursa memutuskan untuk membuka sementara perdagangan efek perseroan hanya di pasar negosiasi terhitung sejak pukul 15.45 WIB pada sesi II perdagangan efek Rabu ," kata dia.

BEI akan kembali melakukan suspensi pada perdagangan efek perseroan di seluruh pasar terhitung sesi I perdagangan efek besok (Kamis, 17/7/2014). Adapun suspensi sebelumnya telah dilakukan BEI pada Februari 2013 sehubungan dengan rencana penghapusan pencatatan (delisting) dan menjadi perusahaan tertutup (go private).

Dia berpesan, bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap efek perseroan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, khusunya mengenai rencana delisting dan go private saham SCPI. (bani)

BERITA TERKAIT

Laju IHSG Kembali Cetak Rekor 6.444,51 Point - Sentimen Perombakan Kabinet

NERACA Jakarta –Lagi, tren penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru di posisi 6.444,51 poin seiring dengan…

OJK Tegur BEI Soal Suspensi Saham MNCN

Meskipun kebijakan penghentian sementara perdagangan saham atau suspensi saham perusahaan yang tercatat di pasar modal adalah kewenangan PT Bursa Efek…

Investor Saham di Sulawesi Utara Tidak Panik

Investor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak terpengaruh dengan runtuhnya selasar gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Reksadana Marak di Tahun Politik

Di tahun politik saat ini, invetasi reksadana masih menjadi pilihan utama bagi para investor pasar modal. Oleh karena itu, manajer…

BNI Rilis Convertible Bond Rp 2 Triliun

Dalam rangka perkuat modal, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk akan mengeluarkan obligasi yang bisa dikonversi atau convertible bond guna…

BUMD dan Swasta di NTB Didorong Go Public

NERACA Mataram – Perbanyak jumlah emiten di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) aktif melakukan roadshow dan edukasi pasar…