TURUNKAN GEJALA KANKER PAYUDARA

Jumat, 19/08/2011

NERACA- Di jaman modern seperti sekarang ini, ketika semua hal termasuk makanan bisa didapatkan dengan instan, membuat kita menjadi mudah terserang berbagai penyakit. Dari penyakit yang tidak berbahaya hingga penyakit yang berbahaya, termasuk salah satunya adalah kanker payudara. Oleh karena itu, pilihan sepenuhnya ada di tangan kita, bisa mengkonsumsi jenis makanan tidak sehat atau justru memilih makanan dan nutrisi tertentu yang baik bagi kesehatan.

Asupan makanan yang kita lahap setiap harinya, tentunya dapat mempengaruhi sistem kerja dari metabolisme tubuh kita. Sebuah laporan dari American Institute of Cancer Research menyebutkan jenis makanan apa saja yang berpotensi menurunkan resiko kanker payudara.

Berikut ini 10 kesimpulan American Institute of Cancer perihal jenis makanan yang berpotensi menurunkan kemungkinan anda terjangkit kanker payudara:

Perbanyak memakan buah. Bahkan buah-buahan tertentu disebut dapat mengobati kanker payudara. Buah-buahan memiliki banyak zat antioksidan, fitokimia, dan tinggi serat. Perbanyak konsumsi sayur. Sama dengan buah, sayur-sayuran juga memiliki zat anti oksidan yang tinggi, fitokimia dan tinggi serat. Masukan makanan yang kaya zat karotenoid (Carotenoid) seperti melon, mangga, bit hijau, butternut squash, cabai, hijau dandelion, dermaga / hijau coklat kemerah-merahan, labu Hubbard, kangkung, sawi, labu, bayam, ubi jalar, swiis lobak, lobak hijau, labu musim dingin, dan ubi jalar ke dalam menu anda sehari-hari. Makan lebih banyak serat, terutama dari jenis biji-bijian. Fitokimia yang terdapat dalam biji-bijian dapat mengurangi risiko kanker payudara dan kanker usus besar dalam studi yang dilakukan pada hewan. Menjaga konsumsi lemak, baik itu lemak jenuh dan lemak hewani. Konsumsi daging jga perlu diperhatikan porsinya. Beralihlah ke lemak tak jenuh. Penelitian menunjukkan bahwa minyak tak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun dan minyak canola tidak memiliki efek menimbulkan kanker. Minyak canola dapat digunakan untuk menggoreng, mengoven, memanggang dan menumis. Kurangi konsumsi alkohol atau berhenti sama sekali. Setidaknya 50 penelitian menunjukkan bahwa alkohol memiliki peran meningkatkan resiko kanker payudara. Para peneliti di Harvard School of Public Health, memperkirakan bahwa minum 2 sampai 5 minuman beralkohol sehari meningkatkan risiko seorang wanita terkena kanker payudara lebih dari 40% dibandingkan dengan yang bukan peminum. Lakukan variasi dalam menu makanan. Makan berbagai jenis makanan akan memberikan berbagai nutrisi dan fitokimia yang bermanfaat bagi tubuh. Cobalah untuk menjaga berat badan ideal yang sesuai dengan usia Anda. Sebuah penelitian di Harvard University menunjukkan bahwa wanita yang mengalami pertambahan berat badan sebanyak 20 kg setelah umur 18 tahun memiliki risiko dua kali lipat terkena kanker payudara saat memasuki masa menopause, dibandingkan dengan wanita yang hanya bertambah beberapa kilogram saja. Cobalah untuk berolahraga minimal 4 jam seminggu. Beberapa studi telah menemukan penurunan risiko kanker payudara di kalangan wanita yang berolahraga secara teratur saat usia masih remaja.

Catatan penting mengenai kanker payudara:

ü Beberapa gejala kanker payudara dapat diketahui secara fisik tapi umumnya setelah kanker telah menjadi ganas. Untuk itu lakukan tes mammogram tahunan dan tes individual pada payudara setiap bulan untuk mengantisipasi sejak dini

ü Hanya sekitar 5% dari wanita dengan kanker payudara yang memiliki sifat herediter (keturunan). Para wanita ini biasanya menderita kanker payudara sebelum menopause dan memiliki beberapa anggota keluarga dengan penyakit yang sama.