BTN Kembali Undi Hadiah Homebastis Tahap III

Rabu, 16/07/2014

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk serius untuk menggali sumber dana murah untuk mendongkrak dana pihak ketiga (DPK) perseroan. Keseriusan BTN tampak dengan munculnya inovasi produk dana yang dapat dipilih oleh nasabah sebagai alternatif simpanan.

Termasuk di dalamnya program hadiah Homebastis periode III yang akan diundi bagi nasabah setia BTN. Irman Alvian Zahiruddin, Direktur BTN mengatakan, program ini merupakan apresiasi kepada para penabung setia Tabungan Batara. Program undian yang dicanangkan sejak awal tahun 2003 itu terbukti telah berdampak positif bagi penghimpunan DPK BTN.

“Program ini banyak diminati oleh para penabung Bank BTN dan hasilnya berdampak positif bagi DPK kami,” ungkapnya, usai penarikan undian periode III tahun 2013 Tabungan Batara yang berlangsung di Jakarta, Senin (14/7). Periode program undian dimulai sejak 1 Juli 2013 sampai dengan 31 Maret 2014 dibagi dalam tiga periode undian.

Penarikan hadiah periode pertama (1 Juli-September 2013) telah dilaksanakan pada 30 Oktober 2013 dan penarikan hadiah periode kedua (1 Oktober-31 Desember 2013) telah diundi pada 8 Februari 2014 dengan hadiah masing-masing periode berupa Premium Prize 5 unit mobil Toyota Innova Type G dan Regular Prize 50 unit piaggio vespa, 85 logam mulia 10 gram, 85 LED TV, dan 85 Smartphone Samsung terbaru.

Cukup dengan memiliki saldo Tabungan Batara dan payroll sebesar Rp1 juta nasabah berhak menjadi peserta regular prize, sedangkan untuk mendapatkan premium prize minimal saldo yang harus ada setiap akhir bulan adalah Rp2,5 juta.

Khusus untuk grand prize, hanya dapat diikuti oleh nasabah Tabungan Batara dan payroll dengan saldo minimal Rp5 juta atau nasabah Tabungan Batara Prima dengan saldo Rp50 juta. Sementara untuk masyarakat yang belum menjadi nasabah BTN dapat segera membuka Tabungan Batara minimal Rp1 juta dan Tabungan Batara Prima minimal Rp50 juta otomatis mendapat 10 poin undian.

Irman juga menyatakan penarikan undian ini selain untuk memberikan apresiasi kepada nasabah BTN, di mana merupakan salah satu upaya BTN untuk meningkatkan penghimpunan dana ritel. ”Penghimpunan dana retail berbiaya murah merupakan salah satu program kerja utama kami,” terangnya.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2014, BTN membukukan aset sebesar Rp134 triliun atau tumbuh 14% dari posisi yang sama tahun lalu yang sebesar Rp120 triliun. Sementara dari sisi kredit dan pembiayaan tumbuh 20,24% dari Rp85 triliun pada 2013 menjadi Rp103 triliun. Dana pihak ketiga ikut tumbuh 17,44% dari Rp87 triliun pada Maret 2013 menjadi Rp102 triliun pada Maret 2014. [kam]