Pelatihan CSR Kepada Toko Kelontong

NERACA- Maraknya perusahaan ritel yang berkembang di tengah masyarakat, menjadikan kemudahan berbelanja bagi masyarakat yang berada dekat dengan perusahaan ritel tersebut.

Ritel sendiri merupakan bentuk pemasaran produk kecil, khususnya yang diperuntukan bagi masyarakat kelas kecil. Ritel sendiri dapat menjadi salah satu instrument yang penting dalam menjalankan dan menggiatkan ekonomi kecil dan menengah. Dalam bisnis ritel, tidak memerlukan modal yang terlau besar, ritel juga menjadi salah satu sarana untuk mendukung perbaikan ekonomi rakyat kecil.

Menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh perusahaan tentunya berlaku bagi semua jenis perusahaan, terutama bagi perusahaan yang memiliki hubungan langsung dengan para konsumen, contohnya adalah perusahaan ritel. Sebagai perusahaan yang terus memberikan layanan kebutuhan barang bagi masyarakat, sudah seharusnya perusahaan ritel tetap memegang konsistensi mereka di mata konsumen setianya.

Sejumlah perusahaan ritel telah lama menggiatkan aktivitas tanggung jawab sosial perusahaannya sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat selama ini. Misalnya, yang sering dilakukan adalah dengan menyalurkan dana bantuan pendidikan kepada siswa yang membutuhkan, seperti untuk perbaikan sekolah, penyediaan fasilitas sekolah, pemberian bantuan pendidikan berupa computer, program peningkatan pembelajaran seperti bi,bingan belajar, cerdas cermat, dan kompetisi antar. Contoh lain yang dapat juga dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan manajemen ritel yang baik kepada pengusaha kecil toko kelontong.

Program tersebut merupakan bentuk community development yang dikembangkan untuk menjalin hubungan baik terhadap usaha kecil toko kelontong.Menurut Solihin, yang merupakan Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, program tersebut lebih mengedepankan aspek pemberdayaan. Yaitu memberikan pelatihan manajemen wirausaha ritel yang baik dari keuangannya hingga operasional.

Ia menambahkan, program tersebut adalah keinginan perusahaan agar pebisnis UKM toko kelontong juga bisa merasakan manfaat kehadiran perusahaannya. "Kita ingin melihat mereka bukan sebagai pesaing, tetapi mitra," ujarnya. Oleh karenanya, pihaknya berkeinginan jaringan ritel Alfamart dan UKM toko kelontong di luar jaringan Alfamart dapat maju dan berkembang bersama. Yaitu dengan transfer ilmu yang telah dimiliki sehingga dapat meningkatkan profesionalisme para peritel tradisional tersebut.

Dengan begitu, toko kelontong yang dikelola oleh masyarakat dapat menerapkan ilmu yang telah diberikan oleh perusahaan ritel tersebut, yang dapat digunakan untuk membangnun dan mengatur toko kelontongnya agar lebih baik.

BERITA TERKAIT

Komitmen Mahata Ke Garuda Indonesia Bergantung Kepada Tiket.com ?

Komitmen Mahata Ke Garuda Indonesia Bergantung Kepada Tiket.com ? NERACA Jakarta - Pada awal Januari 2019, PT Mahata Aero Teknologi…

Ridwan Kamil Tantang Dekranasda Buka Toko di Luar Jabar

Ridwan Kamil Tantang Dekranasda Buka Toko di Luar Jabar NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M. Ridwan Kamil atau…

Mewujudkan Desa Digital Ke Pelosok - CSR Bakti Negeriku Mendapat Pengakuan Dunia

Berkomitmen untuk mendukung pembangunan Indonesia melalui teknologi, Telkomsel konsisten menghadirkan program-program berbasis digital hingga ke wilayah pelosok. Salah satu inisiatif…

BERITA LAINNYA DI CSR

Rumah Nelayan Indonesia - Berdayakan Ekonomi Nelayan Lewat Digital

Mempermudah masyarakat, khususnya para nelayanan dalam mengakses layanan perbankan menjadi komitmen besar PT Bank Negara Indonesia (Perseroa) Tbk. Menggandeng kerjasama…

Majukan Pendidikan Vokasi di Indonesia - Astra Bangun Kampus Polman Astra Delta Silicon

Majukan dunia pendidikan vokasi di Indonesia sebagai bagian tangung jawab sosial perusahaan, PT Astra Internasional Tbk melalui unit usahanya di…

Sebarkan Kebahagiaan di Ramadhan - Telkomsel Berbagi 5000 Anak Negeri dan Kaum Dhuafa

Berbagi berkah di bulan Ramadhan, Telkomsel kembali menggelar roadshow buka puasa bersama dengan total 5.000 anak negeri dan kaum dhuafa…