Lagi, APP Gelar Wakafkan Al-Qur’an di Riau

Melanjutkan kesuksesan wakaf Al-Qur’an di Serpong, Sinar Mas Group melalui usahanya Asia Pulp and Paper (APP) kembali mengadakan wakaf Al-Qur’an di Pekanbaru, Riau. Dimana kegiatan ini, selain bentuk tanggung jawab sosial perusahaan juga dalam rangka memperingati malam nuzulul Al Quran. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Turut mendukung kegiatan ini keluarga besar Sinar Mas lainnya yakni PT Arara Abadi dan PT Ivo Mas Tunggal. Sebanyak 10.000 Al Quran diwakafkan kepada berbagai lapisan masyarakat di Riau seperti pemerintah daerah, kepolisian, Tentara Nasional Indonesia, lembaga-lembaga dakwah dan sebagainya.

Kegiatan wakaf merupakan salah satu program utama corporate social responsibility APP. APP memang telah berinisiatif untuk mengadakan wakaf Al Quran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Sebagai negara dengan penduduk Islam terbanyak di dunia, Indonesia memiliki kebutuhan kitab suci Al Quran yang sangat besar. Kementerian Agama memperkirakan kebutuhan itu mencapai 2 juta mushaf per tahun pada tahun 2011. Namun, hingga kini pencetakan secara nasional baru bisa memenuhi sekitar 50 ribu- 60 ribu mushaf saja. “Praktik wakaf ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam memperkokoh tali silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Direktur APP Suhendra Wiriadinata Suhendra.

Menututnya Sinar Mas memang berupaya untuk dapat memberikan manfaat atas kehadirannya di masyarakat. Untuk diketahui salah satu unit usaha APP yakni PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk-Perawang Mills beroperasi di Riau. Begitu juga dengan PT Arara Abadi yang merupakan pemasok kayu APP, serta PT Ivo Mas Tunggal yang merupakan bagian dari PT Smart Tbk, pilar bisnis Sinar Mas di lini perkebunan sawit.

Al Quran yang diwakafkan menggunakan kertas QPP dengan merek Sinartech produksi dari PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk–Tangerang Mills –salah satu unit usaha APP-- yang berkualitas tinggi, bersertifikat halal dari MUI serta telah diekspor ke berbagai negara. Sekitar 80-90% produksi kertas ini diserap pasar internasional terutama negara-negara Timur Tengah antara lain Mesir, Turki, Suriah, Lebanon yang merupakan pusat percetakan Al Quran bagi seluruh dunia. Hal itu juga membuktikan bahwa Sinartech, kertas produksi dari Tangerang Selatan berhasil menembus pasar global. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar IPO, Bliss Properti Lepas 1,7 Miliar Saham

Satu lagi, perusahaan yang bakal mencatatkan saham perdananya di pasar modal adalah PT Bliss Properti Indonesia. Dalam prospektus yang diterbitkan…

Tak Lagi Suram, Museum Pusaka Cirebon Bernuansa Mal

Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, terus melakukan pengembangan demi meningkatkan jumlah kunjungan turis, salah satunya dengan mengoperasikan Museum Pusaka dengan…

Wadah Pegawai KPK Gelar Pagelaran Musik #2TahunNovel

Wadah Pegawai KPK Gelar Pagelaran Musik #2TahunNovel NERACA Jakarta - Wadah Pegawai (WP) KPK bersama koalisi masyarakat sipil menggelar pagelaran…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…