ACT Galang Dana Selamatkan Gaza

NERACA

Di tengah Khusyu' Ramadhan, pasukan Israel kembali membombardir sipil Palestina. Korban berjatuhan, mayat terserak dan bangunan luluh lantak, bumi para syuhada kembali membara. Darah kembali tertumpah, isak tangis membuncah di bumi para syuhada.

Sejak bombardir yang dilakukan Zionis terhadap warga Palestina di Gaza, pembangkit listrik lumpuh total yang menyebabkan Gaza gelap gulita. Melalui salah satu program ‘Menangkan Ramadhan’, lembaga Kemanusiaan Global Aksi Cepat Tanggap (ACT) ajak dunia selamatkan Gaza.

ACT berharap tema ‘Memenangkan Ramadhan’bisa menjadi pemantap skala prioritas dan penyemangat memaksimalkan bulan suciRamadhan dengan hati, fikiran, kata-kata dan setiap pergerakan tubuh.

Dalam program tersebut, selain mengajak dunia usaha untuk Memenangkan Ramadhan agar tak hanya berburu profit, tetapi juga berburu benefit yang menentramkan dengan melakukan tanggung jawab sosialnya, ACT juga mengajak Menangkan Ramadhan untuk khalayak khususnya muslimin Indonesia untuk membantu sesamanya. Bantuan dari masyarakat Indonesia akan diwujudkan dalam bentuk paket pangan, peralatan medis dan obat-obatan, dan energi (alat pembangkit listrik dan bahan bakarnya).

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin mengatakan, bagi umat Islam Indonesia yang sedang menjalankan ibadah puasa, tragedi kemanusiaan Palestina bisa dimanfaatkan untuk menambah keridhoan Allah Subhanahu wata’ala dengan cara mencurahkan perhatian dan bantuan, dalam bentuk apapun, kepada Palestina.

“Insya Allah, semulia-mulianya infak, sedekah, dan zakat serta doa-doa umat Islam pada hari-hari ini, salah satunya adalah ditujukan untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ahyudin.

Menurut Ahyudin, akhlak seorang beriman adalah tidak boleh berburuk sangka kepada Allah SWT. Apa yang terjadi di Palestina saat ini, adalah skenario Allah yang pasti akan berakhir berupa kebaikan bagi orang-orang yang beriman. Umat Islam harus merespon dengan sikap terbaik. Bagi aktifis kemanusiaan, seperti aktifis kemanusiaan di ACT, inilah saatnya unjuk keimanan terbaiknya kepada Allah SWT.

“Musibah yang terjadi dan menimpa Palestina pada hari ini adalah skenario Allah juga. Oleh karena itu, umat Islam harus segera merespon ini dengan sebaik-baik sikap, yakni menunjukkan kepedulian kita sebagai hamba kepada hamba-Nya yang sedang terkena musibah kemanusiaan di Palestina,” ujar dia.

Merespon cepat keadaan tersebut, Tim Bantuan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberangkatkan Tim SOS ke Gaza, Palestina 14 Juli lalu pada pukul 23.00 WIB. Tim tersebut dipimpin oleh Andhika Purbo Swasono bersama dokter Fakhrur Razi. Tim pertama SOS Gaza Palestina tersebut akan memasuki Gaza via Jordania, sementara tim lain akan segera diberangkatkan, melalui Turki atau Mesir.

BERITA TERKAIT

Korupsi Dana Desa

Hasil temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) selama periode 2016 hingga Agustus 2017 sedikitnya ada 154 kasus penyelewengan dana desa dengan…

Fintech Bantu Penyaluran Dana Ke Mikro

    NERACA   Jakarta - Pengamat ekonomi Indef Nailul Huda menilai industri teknologi finansial (tekfin) telah efektif dalam menyalurkan…

Super Energy Bidik Dana IPO Rp 38 Miliar

PT Super Energy Tbk (Persero) akan melakukan penawaran umum perdana saham sebesar 240 juta lembar saham atau sebesar 16,03% dari…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dibantu Mahasiswa Kristen Satya Wacana - YPA MDR Tingkatkan Mutu Pendidikan di NTT

Dalam rangka tingkatkan mutu pendidikan di wilayah prasejahtera di Indonesia, PT. Astra International melalui Yayasan Pendidikan Astra – Michael D.…

Rayakan Hari Jadi Ke-41 Pasar Modal - Kegiatan Peduli Pendidkan dan Donor Darah Digelar

Merayakan haji jadi pasar modal ke-41, PT Bursa Efek Indonesia di berbagai kantor perwakilan menggelar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan…

Tingkatan Perekonomian Nelayan - Pertamina Bantu Mesin Katinting di Pulau Batu Daka

Dalam rangka mendorong produktifitas nelayan mencari ikan di laut dengan teknologi tinggi, PT Pertamina (Persero) Region Sulawesi memberikan bantuan berupa…