Kemenhub Siapkan 1.259 Unit Kapal

Musim Mudik Lebaran 2014

Selasa, 15/07/2014

NERACA

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan armada kapal laut selama masa angkutan lebaran, yang dimulai H-15 hingga H+15, sebanyak 1.259 unit. Kemampuan angkut kapal ini mencapai 3.359.094 orang penumpang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menteri Perhubungan E.E Mangindaan, mengatakan penyediaan armada kapal tersebut dilakukan karena diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut sebesar 3 persen dibandingkan realisasi jumlah penumpang 2013.

"2013 Jumlah penumpang 1.528.141 orang. Prediksi kita naik tiga persen maka penumpang angkutan laut akan mencapai 1.573.986 orang," kata Mangindaan di Jakarta, Senin (14/7).

Persiapan angkutan kapal laut diperlukan sebagai cara mengurangi beban jalan raya di sepanjang jalur Pantura terutama bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga menyelenggarakan mudik gratis menggunakan kapal bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor. "Mudik gratis ini mengangkut pemudik dan sepeda motornya melalui rute Pelabuhan Tanjung Priok - Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Priok - Pelabuhan Panjang," katanya.

Guna memantapkan koordinasi antar instansi terkait, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sore ini menggelar Apel Siaga Kesiapan Angkutan Laut Lebaran tahun 2014. Apel Siaga dilakukan di Dermaga Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Seperti diketahui, angkutan gratis menggunakan kapal laut dibanjiri peminat. Terhitung di hari kelima pendaftaran, kuota keberangkatan dua tahap yakni 24 dan 26 Juli 2014 sudah terpenuhi yakni masing-masing kapal sebanyak 1.250 sepeda motor.

Tak hanya keberangkatan saja, peminat mudik gratis dengan kapal laut untuk arus balik pun juga cukup diminati. Pada pemulangan dari pelabuhan Tanjung Emas, Semarang untuk tanggal 2 Agustus kuotanya sudah terpenuhi 1.250 sepeda motor, sedangkan untuk arus balik tahap kedua yakni keberangkatan 4 Agustus sudah mencapai 80 persen atau 961 sepeda motor dan masih tersisa kuota 280 sepeda motor.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan, JA Barata mengungkapkan, kuota yang sudah tercukupi menunjukkan minat dan kepedulian masyarakat yang tinggi untuk turut mengurangi kemacetan lalu lintas jalan.

"Bagi masyarakat yang berminat mengikuti angkutan gratis bisa memilih dengan angkutan lain seperti kapal ro-ro dengan tujuan akhir Tegal atau menggunakan kereta api untuk angkutan sepeda motornya saja," ujarnya.

Barata melanjutkan, untuk angkutan Kapal ro-ro jumlah pendaftar 51 unit terdiri dari tujuan Tegal 44 unit dan tujuan Cirebon sebanyak tujuh unit. Dengan begitu, kuota masih tersedia bagi 1.200 sepeda motor.

Keberangkatan angkutan mudik tujuan Lampung, menurut Barata, sebanyak 42 sepeda motor dan kuota masih tersedia sebanyak 900 sepeda motor.

"Sedangkan untuk angkutan kereta Api Jumlah keseluruhan pendaftar di pendaftaran gelombang kedua 289 unit motor untuk tujuan beberapa seperti Jakarta-Cirebon, Jakarta-Kutuarjo, Jakarta-Lempuyangan, Jakarta-Semarang, Jakarta-Solo, dan Jakarta-Tegal," imbuhnya.

Menurut Barata, berdasarkan laporan pendaftaran angkutan sepeda motor dengan kereta api pada gelombang pertama yakni di Mei 2014, untuk mudik sudah terdata 1.481 sepeda motor dan untuk arus balik sebanyak 1.313. Total kuota angkutan yang masih tersedia baik mudik maupun arus balik dengan kereta api sebanyak 2.000 sepeda motor.

Angkutan mudik dengan truk, lanjut Barata, hingga hari kelima pendaftaran sudah tercatat 1.187 sepeda motor yang berminat, sehingga kuota yang masih tersedia sebanyak 1.000 sepeda motor hingga periode daftar berakhir.

"Hingga saat ini tujuan yang dipilih masyarakat untuk tujuan Tasikmalaya, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Wonosobo, dan Magelang. Sedangakan untuk arus balik Solo-Jakarta sudah terisi 100 sepeda motor," tukasnya. [agus]