Pelayaran Nasional Buyback Saham Rp 1,73 Miliar

PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) hingga akhir Juni 2014 telah melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 13.320.400 saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, harga rata-rata saham buyback tersebut Rp130, sehingga total dana yang dikeluarkan perseroan untuk transaksi tersebut mencapai Rp1,73 miliar. Adapun rinciannya, perseroan melakukan buyback pada 11 April sebanyak 51 ribu lembar saham dengan harga rata-rata Rp133 dan pada 16 April kembali melakukan buyback sebanyak 2.000 lembar saham seharga Rp130.

Kemudian pada 28 April, perseroan membeli saham sebanyak 96.600 ribu dengan harga Rp132 dan pada 5 Juni kembali membeli 13,09 juta seharga Rp130 per saham. Dilanjutkan pada 9 Juni, perseroan melakukan buyback sebanyak 62.800 lembar saham seharga Rp127 dan pada 11 Juni 2014 membeli sebanyak 18 ribu lembar saham dengan harga Rp124 per lembar.

Persereoan pada akhir Februari lalu menyatakan telah menyiapkan dana sekitar USD4 juta untuk melakukan buyback sebanyak-banyaknya 250 juta sahamnya di publik atau sekitar 6,6% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Melihat jumlah buyback saham saat ini, maka perseroan baru merealisasikan sekitar 5,33% dari target. Sedianya, aksi korporasi itu dilakukan secara bertahap hingga 24 September 2015. (bani)

BERITA TERKAIT

Desa Nabung Saham Hadir di Timika dan Lombok - Bidik Investor di Pedalaman

NERACA Jakarta – Perluas penetrasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya untuk mengajak masyarakat Indonesia berinvestasi di…

Saham ALTO Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah mencermati perdagangan saham milik PT Tri Banyan Tirta Tbk…

PENAWARAN SAHAM WIKA GEDUNG

Presdir PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) Nariman Prasetyo (kedua kanan) bersama Human Capital and Investment Development Director…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Pembangunan Infrastruktur - Tiga Kabupaten di Jateng Terapkan Obligasi Daerah

NERACA Semarang - Pemerintah daerah di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah (Jateng) didorong untuk menggunakan obligasi sebagai salah…

Obligasi Sulsel Tunggu Peringkat Pefindo

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), Indiarto Budiwitono mengatakan, penerbitan obligasi…

Kebut Ekspansi Bisnis - MCAS Miliki 14,81% di MatchMove Indonesia

NERACA Jakarta - PT M cash Integrasi Tbk (MCAS) dan induk usahanya, PT Kresna Graha Investama (KREN), meresmikan kerja sama…