Jangan Anggap Remeh Batuk

NERACA

Medical Manager Combiphar, dr. Carlinda Nekawaty mengatakan, gangguan batuk jangan dianggap remeh harus segera diobati agar jangan sampai menimbulkan inflamasi saluran pernapasan atas yang akut dan menular.

"Gunakan masker dan minum obat batuk yang aman apabila mengalami batuk agar tidak bertambah parah," kata Carlinda di Jakarta, Jumat, dalam penyelenggaraan edukasi "Batuk itu Ganggu.

”Batuk yang yang dibiarkan tanpa penanganan yang benar, apalagi berlangsung lebih tiga hari dinilai tidak normal, sehingga butuh pertolongan lebih lanjut dari dokter,” tutur Carlinda.

Dokter Carlinda menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab batuk yang diakibatkan gaya hidup kurang sehat. Antara lain konsumsi makanan yang terlalu banyak minyak, berlemak, goreng-gorengan, yang kemungkinan besar bisa mengiritasi tenggorokan atau mengiritasi saluran pencernaan. Faktor lainnya karena memang ada iritasi.

"Jadi, kalau lifestyle kita tidak sehat, maka batuk akan terus menghinggapi kita. Apalagi dengan daya tahan tubuh kita yang kurang, otomatis lebih cepat lagi batuk itu akan menyerang," papar Dokter Carlinda.

Lebih lanjut dokter Carlinda Nekawaty menjelaskan, agar terhindar dari batuk, yang harus dilakukan adalah menghindari pencetusnya. Dia memberi contoh salah satu yang bisa dilakukan adalah mengurangi atau menjaga apa yang kita makan atau minum. "Kalau kita tahu, misalnya kita alergi dengan minuman yang dingin, tapi tetap kita minum, otomatis tetap akan batuk,”katanya.

Cara lain mencegah batuk agar tidak menular adalah dengan menggunakan masker. Hal ini penting karena salah satu penularan batuk ke orang lain lewat kontak udara. "Disaat kita batuk, banyak kuman yang disebarkan, kalau ada orang lain disekitar kita yang daya tahan tubuhya tidak bagus, otomatis kita bisa menularkan ke orang lain. Selain itu, bersalaman dengan orang ketika kita lagi batuk sebaiknya dihindari, karena itu ada kontak langsung,” tuturnya..

Untuk batuk ringan, penanganannya cukup mudah yakni dengan minum air putih, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi. Air hangat dicampur dengan madu juga bermanfaat untuk mengurangi batuk.

Sedangkan Senior Brand Manager OBH Combi, Combiphar, Aryana Jasiman mengatakan, pencetus batuk tidak bisa dihindari, sehingga kita perlu mengantisipasi secepatnya dengan yang alami dan aman. Untuk mencegah dan mengurangi dampak lebih lanjut gunakan masker.

BERITA TERKAIT

KPK: Pengusaha Jangan Takut Ancaman Kepala Daerah

  NERACA Bandung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta para pengusaha jangan takut dengan ancaman dari para calon kepala daerah…

Tito: Jangan Khawatir untuk IPO - MENYIKAPI GEJOLAK PASAR SAHAM

NERACA Jakarta –Gejolak pasar modal yang terjadi beberapa pekan terakhir, menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar akan kondisi yang lebih buruk…

Penerapan BBM EURO 4 Jangan Beratkan Masyarakat

    NERACA   Jakarta - Anggota legislatif dari Komisi VII Bambang Hariyadi mengatakan peningkatan standar BBM menjadi EURO 4…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Cara Kurangi Berat Badan Bagi yang Ketagihan Makan

Menjaga berat badan tetap ideal menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Apalagi bagi mereka yang ketagihan makan, dan susah mengontrol…

Ini Beberapa Cara Untuk Detoksifikasi Tubuh

Banyak hal yang dapat membuat orang meninggalkan kebiasaan-kebiasaan sehat, dari kesibukan kerja hingga cuaca yang mendukung tertularnya penyakit. Selama beberapa…

Konsumsi Sayur Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung

Nasihat untuk selalu mengonsumsi sayuran demi kesehatan tak lagi bisa disepelekan. Sayuran terbukti kurangi risiko serangan jantung. Sebuah studi yang…