Melongok Ceruk Pasar Taksi Yang Bergairah - Express Perkuat Pangsa Pasar

NERACA

Jakarta – Kehadiran transportasi publik yang aman, nyaman dan tepat waktu sudah menjadi kebutuhan masyarakat di kota besar, terlebih di Jakarta dengan mobilitas masyarakatnya yang cukup tinggi tentunya membutuhkan transportasi yang cepat, tepat waktu, aman dan nyaman. Maka tidak heran, saat ini menggunakan taksi sebagai alternatif transportasi yang tepat. Apalagi, saat ini taksi sudah menjadi kendaraan yang umum digunakan oleh masyarakat kalangan manapun entah dari kalangan atas, menengah, bahkan masyarakat dengan ekonomi bawah pun sudah tidak asing lagi dengan taksi.

Hal ini dikarenakan semakin meningkatnya pendapatan taraf hidup masyarakat. Maka tidak heran, besarnya demand terhadap taksi inilah yang akhirnya memancing munculnya berbagai perusahaan taksi, dari yang paling beken hingga taksi abal-abal. Namun tahukan, ditengah ketatnya persaingan bisnis taksi ternyata jumlah taksi di Jakarta masih kalah banyak dengan jumlah taksi di negera tetangga, seperti Singapura. Asal tahu saja, jika dibandingkan dengan di Singapura yang penduduknya hanya sekitar 5,4 juta dan memiliki 45 ribu taksi, Jakarta masih tertinggal dengan penduduk 14 juta di siang hari dan 10 juta di malam hari dengan hanya tersedia 37 ribu taksi. Maka atas dasar itulah, saat ini banyak perusahaan taksi berlomba-lomba memperkuat armadanya demi mengambil ceruk pasar yang menjanjikan itu.

Langkah inilah yang dilakukan PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) yang semakin agresif menambah armada baru dan juga membuka rute baru yang dinilai memiliki pasar menjanjikan. Agresinya,TAXI menambah armada dikarenakan perseroan mempunyai target pangsa pasar yang lebih besar.

David Santoso, Direktur Keuangan TAXI menjelaskan, saat ini perusahaan memiliki 10.000 unit armada taksi. Di akhir tahun ini, perusahaan menargetkan jumlah armada taksi meningkat menjadi 12.000 unit. Total target armada TAXI tersebut akan menambah jumlah peredaran taksi di kawasan Jabodetabek. Saat ini, jumlah taksi (dari seluruh operator) yang beredar di jalan raya mencapai 37.000 unit,”Berarti, tahun ini kami akan merebut pangsa pasar 40% di Jadetabek, naik dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 30%,”ujarnya.

Diharapkan, pangsa pasar yang lebih besar mampu mengakselerasi pertumbuhan kinerja TAXI. Tahun ini, manajemen membidik pertumbuhan pendapatan minimal 20% hingga 30% menjadi sekitar Rp 900 miliar. Salah satu strategi untuk mencapai target tersebut, ya itu tadi, TAXI akan menambah sekitar 2.000 unit armada baru. Hingga kuartal I tahun ini, realisasinya sekitar 300 unit."Realisasi penambahan jumlah armada telah kami lakukan secara konsisten sesuai dengan target yang telah kami tetapkan, juga dengan efisiensi biaya-biaya operasional yang telah kami lakukan" tutur Daniel Podiman, Direktur Utama TAXI.

Perluas Pemasaran

Ambisi perseroan memperluas pangsa pasar juga dilakukan dengan membuka rute dan cabang baru. Belum lama ini, perseroan secara resmi membuka cabang dengan meluncurkan armada taksi di Kota Padang, Sumatera Barat. Disebutkan, Padang menjadi kota kelima yang mendapatkan layanan transportasi Express Group, setelah Jakarta, Surabaya, Semarang dan Medan.

Kata Direktur Operasional PT Express Transindo Utama, Herwan Gozali, kehadiran armada taksi Express di Kota Padang diharapkan bisa berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Kota Padang yang menunjukkan potensi yang sangat menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di sektor jasa transportasi dan industri pariwisata.

Menurutnya, pariwisata Sumatera Barat sangat spesial karena Tanah Minangkabau ini adalah zamrud khatulistiwa yang menjadi kebanggaan bangsa. Karena itu, Express Group menyediakan jasa transportasi modern yang dapat diandalkan bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Minangkabau.“Dengan transportasi yang disediakan Express Group, semoga potensi wisata di Sumatera Barat semakin mudah dijangkau dan dinikmati para wisatawan, serta berbuah devisa bagi Pemda Sumatera Barat. Komitmen kami untuk mendukung pariwisata Sumatera Barat bisa dibuktikan dengan keterlibatan Express Group sebagai sponsor pada acara Tour de Singakarak 2014,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, Taksi Express di Padang berbeda dengan kota lain, karena armada yang digunakan adalah Suzuki Ertiga. Mobil jenis MPV ini dipilih karena mempunyai kelebihan dalam suku cadang yang mudah didapat dan efisien bahan bakar.

Tidak hanya itu, Taksi Express Suzuki Ertiga ini juga memilki ruang kabin yang cukup luas, sehingga mampu memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan. Meski lebih besar, Taksi Express tetap menggunakan tarif taksi reguler, seperti di kota lainnya, yaitu Rp6.000 pada saat buka pintu dan Rp3.000 untuk setiap kilometer. Armada taksi Express di Kota Padang juga memiliki fasilitas berupa DDS (Digital Dispatch System), yaitu sistem deteksi yang akan membantu pengemudi menjangkau pelanggan lebih mudah. (bani)

Related posts