KAI-Kemenhub Sepakati Bangun Kereta Bandara

NERACA

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan pembangunan penyelenggaraan prasarana perkeretaapian umum bandara Soekarno Hatta.

Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignatius Jonan.

Perjanjian kerjasama ini merupakan langkah positif keinginan dan kesungguhan dari Pemerintah Pusat dengan PT KAI Indonesia dalam melaksanakan pengembangan perkeretaapian, khususnya pembangunan prasarana perkeretaapian.

"Tujuan diadakannya Perjanjian kerjasama ini adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan moda transportasi kereta api, khususnya untuk melayani angkutan penumpang ke Bandara Soekarno Hatta melalui Kota Tangerang," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignatius Jonan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/7).

Sesuai dengan Pasal 307 Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian, setiap Badan Usaha yang akan menyelenggarakan Prasarana perkeretaapian umum harus diberikan hak penyelenggaraan yang dituangkan dalam perjanjian antara Pemerintah dengan Badan Usaha.

Perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2011 mengenai penugasan kepada PT KAI (persero) untuk membangun prasarana perkeretaapian Bandara Soekarno-Hatta via kota Tangerang.

Surat ini ditujukan atas Surat Sekretaris Jenderal atas nama Menteri Perhubungan No. HK.201/3/18 PHB 2013 yang berisi bahwa Ditjen Perkeretaapian diberikan amanah untuk melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut.

Sedangkan Kementerian Perhubungan menargetkan kereta komuter Bandara Soekarno - Hatta bisa beroperasi mulai Juli 2015. Saat ini, pekerjaan untuk proyek itu yang belum tuntas tinggal rel ganda sepanjang 12 kilometer dari Stasiun Batu Ceper ke Soekarno-Hatta.

"Kami sudah selesaikan pembanguan double track Duri-Tangerang. Sedangkan 12 kilometer Batu Ceper-Soekarno Hatta akan dibangun PT KAI," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko.

Adapun nilai investasi untuk penyelenggaraan perkeretaapian KA Bandara Soekarno Hatta sebesar Rp.2,509 triliun, dengan jangka waktu 30 tahun dan dapat diperpanjang.

Ruang lingkup perjanjian penyelenggaraan prasarana perkeretaapian yang meliputi pembangunan, pengoperasian, perawatan dan pengusahaan prasarana perkeretaapian serta serah terima prasarana perkeretaapian. [agus]

BERITA TERKAIT

Polri-BPH Migas Sepakati Pengawasan Distribusi BBM

Polri-BPH Migas Sepakati Pengawasan Distribusi BBM NERACA Jakarta - Polri meneken kesepakatan bersama dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas…

DHL Express Indonesia Bangun Fasilitas Baru di Pulogadung

NERACA Jakarta – DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini secara resmi meluncurkan fasilitas baru di…

Wakil Ketua MPR RI - Bangun Indonesia dari Kampung Halaman

Oesman Sapta Wakil Ketua MPR RI Bangun Indonesia dari Kampung Halaman Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mengingatkan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Kampanye Negatif Masih Jadi Tantangan Energi Terbarukan

  NERACA   Tangerang - Kampanye negatif berkait isu lingkungan masih menjadi tantangan utama pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru…

WTP Pemda Punya Korelasi Kinerja Pembangunan

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan laporan keuangan pemerintah daerah dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Taiwan Pamerkan Produk Unggulannya di Indonesia - Taiwan Excellence Day

      NERACA   Jakarta – Taiwan External and Trade Development Council (Taitra) menyelenggarakan Taiwan Excellence Day atau pameran…