Saham Bajatama Kembali Diperdagangkan

Jumat, 11/07/2014

Setelah sempat disuspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran harga saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) terkoreksi diluar kewajaran, akhirnya pada perdagangan sesi pertama Kamis (10/7) kembali diperdagangkan di pasar regular maupun tunai. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Namun ironisnya, usai dicabutnya suspensi tersebut, harga saham perseroan melanjutkan koreksi. Diawal perdagangan, harga saham BAJA dibuka pada level Rp550 per saham dan pada akhir sesi I perdagangan hari ini, harga saham BAJA anjlok 170 poin atau 25% menjadi Rp510 per saham.

Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 126 kali dengan volume transaksi 461,1 ribu senilai Rp237 juta. Sekedar mengingatkan, BEI pada Selasa (8/7) melakukan suspensi saham BAJA karena menurunnya harga kumulatif perseroan mencapai 59,04% atau Rp980 dari harga penutupan Rp1.660 pda 1 Juli menjadi Rp680 pada 7 Juli 2014.

Suspensi tersebut dilakukan dalam rangka cooling down dan memberikan memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BAJA.

Sebagai informasi, PT Saranacentral Bajatama Tbk mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 10 miliar. Kemudian soal ekspor meski ada kebijakan pemerintah yang melarangnya, namun pihaknya berupaya untuk bisa masuk pasar ekspor. "Kita ada upaya untuk ekspor ke Malaysia atau Thailand karena kita ada keunggulannya karena sama-sama masuk Asean. Jadi, tidak dikenakan bea masuk," kata Direktur Utama PT Saranacentral Bajatama Tbk, Handjaja Susanto. (bani)