Saham Bajatama Kembali Diperdagangkan

Setelah sempat disuspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran harga saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) terkoreksi diluar kewajaran, akhirnya pada perdagangan sesi pertama Kamis (10/7) kembali diperdagangkan di pasar regular maupun tunai. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Namun ironisnya, usai dicabutnya suspensi tersebut, harga saham perseroan melanjutkan koreksi. Diawal perdagangan, harga saham BAJA dibuka pada level Rp550 per saham dan pada akhir sesi I perdagangan hari ini, harga saham BAJA anjlok 170 poin atau 25% menjadi Rp510 per saham.

Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 126 kali dengan volume transaksi 461,1 ribu senilai Rp237 juta. Sekedar mengingatkan, BEI pada Selasa (8/7) melakukan suspensi saham BAJA karena menurunnya harga kumulatif perseroan mencapai 59,04% atau Rp980 dari harga penutupan Rp1.660 pda 1 Juli menjadi Rp680 pada 7 Juli 2014.

Suspensi tersebut dilakukan dalam rangka cooling down dan memberikan memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BAJA.

Sebagai informasi, PT Saranacentral Bajatama Tbk mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 10 miliar. Kemudian soal ekspor meski ada kebijakan pemerintah yang melarangnya, namun pihaknya berupaya untuk bisa masuk pasar ekspor. "Kita ada upaya untuk ekspor ke Malaysia atau Thailand karena kita ada keunggulannya karena sama-sama masuk Asean. Jadi, tidak dikenakan bea masuk," kata Direktur Utama PT Saranacentral Bajatama Tbk, Handjaja Susanto. (bani)

BERITA TERKAIT

BTPN Syariah Bakal Lepas Saham 10% - Gelar IPO di Kuartal Tiga 2018

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT BTPN Syariah dalam waktu bakal melakukan penawaran saham perdana alias…

Bank Panin Tambah Porsi Saham Jadi 42,54% - Rights Issue Panin Dubai Syariah

NERACA Jakarta - Jelang rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue, PT Bank Panin…

Saham IKAI Masuk Dalam Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati perkembangan pola transaksi saham PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk (IKAI). Hal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…