Targetkan Perolehan Premi Sebesar Rp200 miliar - TMLI Rilis Dua Produk Baru

Persaingan Kian Ketat

NERACA

Di tengah volatilitas kondisi perekonomian Indonesia dan global, industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I-2014. Sejumlah perusahaan asuransi jiwa melaporkan pencapaian kinerja luar biasa pada tiga bulan pertama 2014.

Pada kuartal I-2014 PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI) mencatatkan kenaikan total premi (collected) sebesar 227% dari periode yang sama di tahun 2013. Prestasi positif ini didorong oleh pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 411% dari periode kuartal I-2013.

Kenaikan premi bisnis baru ini ditopang oleh peluncuran beberapa produk baru, salah satunya yaitu TM Maximum Investment Plan yang merupakan produk back end loading. Dalam waktu dekat, TMLI akan mengeluarkan dua produk baru hingga penghujung tahun 2014.

Chieft Financial Officer (CFO) Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Edy Purwanto mengungkapkan, perusahaan pada pertengahan Juli ini akan merilis produkmedicaluntuk kesehatan. Menurutnya, saat ini produk yang akan segera diluncurkan tersebut sedang diproses izinnya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sementara itu, satu produk unitlinksiap dikeluarkan pada bulan September tahun 2014 ini,” kata dia di Jakarta belum lama ini

Menurut Edy, ketatnya persaingan di bidang asuransi tak menyurutkan Tokio Marine Life Insurance untuk tetap meraih nasabah. Dengan menargetkan perolehan premi sebesar Rp200 miliar pada tahun ini, TMLI akan menambah jumlah nasabah dua kali lipat.

Untuk mencapainya, sambung Edy Purwanto, Tokio akan melakukan perluasan channel dan menambah agen penjualan dari 3500 ke 6000 agen pada akhir tahun ini melalui kerjasama dengan bank dengan mekanisme bancassurance.

’’Ada penambahan 1.500 agen sampai dengan akhir tahun ini, selain itu kami juga akan menambah channel penjualan dengan empat bank, selama ini sudah ada tiga bank yang bekerjasama dengan kami. Dengan perluasan agen dan channel kami harapkan jumlah nasabah akan mencapai 12.000 nasabah pada akhir tahun ini. Kami sangat optimistis hal tersebut bisa tercapai," kata dia.

Selain menambah tenaga pemasar, hingga akhir tahun 2014, TMLI juga akan menambah kantor pemasaran baru di beberapa kota lainnya di Indonesia seperti di Wilayah Serpong, Samarinda, Malang, serta Magelang.

Diharapkan sudah ada sekitar 14 kantor pemasaran dan 16Agency Sales Office(ASO) sampai akhir 2014. Sampai saat ini, kantor pemasaran TMLI sudah ada di 10 kota besar di Indonesia, diantaranya di Medan, Surabaya, Pontianak, Sulawesi dan lainnya.

BERITA TERKAIT

Garuda Cari Pinjaman Sebesar US$ 200 Juta - Danai Perawatan Pesawat

NERACA Tangerang - Danai penambahan belanja modal di 2018, PT Garuda Indonesia (Perseroa) Tbk (GIAA) berencana mencari pinjaman sebesar US$…

Asuransi Bintang Bidik Premi Tumbuh 29% - Kembangkan Layanan Digital

NERACA Jakarta – Berbekal pencapaian positif di tahun ini dan juga pertimbangan kondisi ekonomi yang lebih baik di tahun depan,…

Aswata Rilis Asuransi Travel Tahun Depan - Bidik Pasar Generasi Milenial

NERACA Jakarta – Membidik generasi milenial, PT Asuransi Wahana Tata atau Aswata tengah menyiapkan strategi diversifikasi produk dengan meluncurkan produk…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…