Citi Indonesia Berikan Apresiasi Kepada Pelaku Seni Legendaris

NERACA

Belum lama ini, lebih dari 1.500 karyawan Citibank (Citibankers) beserta keluarga mereka berkumpul di Plaza Selatan Istora Senayan untuk menyelenggarakan acara “Tribute to the Legends”, yang merupakan bentuk dari perayaan kegiatan tahunan Citi Global Community Day (GCD) 2014 di Indonesia.

Memasuki tahun kesembilan perayaan Citi GCD di Indonesia, Citi Indonesia menggunakan momentum ini untuk memberikan dukungan dan menunjukkan apresiasi kepada para pelaku seni berprestasi tanah air.

“Indonesia merupakan negara yang kaya akan seni dan budaya, dan sudah sepantasnya kita menunjukkan dukungan dan apresiasi untuk membantu menjaga kelangsungan seni dan budaya di negara ini. Namun, sangat disayangkan bahwa banyak sekali para pelaku seni berprestasi yang terlupakan dan terabaikan seiring dengan perkembangan jaman dan perubahan budaya di negara kita sendiri,” kata Citi Country Officer Indonesia, Tigor M. Siahaan.

Pada acara tersebut, Citibank Indonesia juga bekerja sama denganPersatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI)untuk menggelar beragam kegiatan penggalangan dana sosial untuk para pelaku seni yang saat ini dalam keadaan sangat memerlukan bantuan. Citibank Indonesia secara khusus menggunakan kesempatan ini untuk memberikan bantuan dana kepada 10 pelaku seni legendaris Indonesia, dengan total bantuan mencapai Rp100 juta.

“Kami menyambut secara positif inisiatif baik Citibank untuk mendukung dan membantupara pelaku seni berprestasi di Indonesia. Kami berharap kontribusi Citibank ini dapat menjadi inspirasi baik bagi institusi maupun individu Citibank dan Indonesia untuk lebih peduli dan menghargai karya dan prestasi para pelaku seni Indonesia. Di samping itu, kami mewakili para pelaku seni lainnya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kepedulian dan kontribusi yang diberikan Citibank melalui acara ini,” ungkapJohnny William Maukar,Sekjen DPP PAPPRI.

Kegiatan GCD 2014 “Tribute To The Legends”diwujudkan melalui Citi PeKa, sebuah unit di dalam Citibank Indonesia yang bertujuan mengelola kegiatanCorporate Social Responsibility(CSR) di Indonesia dan memiliki kemandirian dalam mengelola program kemasyarakatannya.Perayaan Citi GCD 2014 juga dihadiri oleh Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Robert O. Blake serta jajaran pengurus PAPPRI.Secara global, Citi PeKa memperoleh dukungan dana dari Citi Foundation New York serta Citibank Indonesia.

Tahun ini, ke-5 kota operasional Citi juga telah melakukan kegiatan GCD yang mengangkat temaMotivational Program for Uncared Children di Medan,Gerakan Sejuta Biopori Citibank Bandung, Tanah Sehat, Kota Sehat, Kita Bahagia di Bandung,Show Our Love di Semarang,Be Friends with KBS Surabaya, danTree Planting- Save The Abrasions at Beach Areas di Bali.

BERITA TERKAIT

Anggota Komisi VI DPR RI Berikan Bantuan Mesin Bagi IKM Kota Sukabumi

Anggota Komisi VI DPR RI Berikan Bantuan Mesin Bagi IKM Kota Sukabumi NERACA Sukabumi - Anggota Komisi VI DPR RI…

BEI Dorong Pelaku Stratup di Solo Go Public

NERACA Solo- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta mendorong pelaku "startup" atau usaha rintisan memanfaatkan fasilitas "IDX Incubator" atau inkubator…

Pemerintah Terus Pacu Industri Nasional Berdaya Saing Global - 4 Pilar Utama Bikin Indonesia Hebat

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan ada empat pilar utama yang akan membawa Indonesia mengalami lompatan jauh dengan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ringankan Beban Korban Gempa Palu - Sharp Gelar Trauma Healing dan Pengobatan Gratis

Sebagai bentuk rasa kemanusian dan kepedulian terhadap korban bencana gempa Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya, PT Sharp Electronics Indonesia melalui…

Gelar Pelatihan Kewirausahaan - Go-Jek Lebih Dari Sekedar Alat Transportasi

Sukses dan maju bersama para mitranya menjadi prinsip besar Go-Jek sebagai platform on-demand terdepan di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan Go-Jek…

Inovasi Program RISE - Memberdayakan Disabilitas From Zero To Hero

Stigma negatif baik dalam keluarga dan masyarakat masih menghantui penyandang disabilitas. Pasalnya, penyandang disabilitas dianggap sebagai beban, merepotkan, memalukan, tidak…