Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Fisik dan Mental

NERACA

Hakekat puasa pada dasarnya tidak hanya menahan haus dan lapar saja. Sebenarnya puasa memiliki efek yang sangat besar, khususnya dalam aspek kesehatan fisik dan mental.

Ada sejumlah manfaat besar dari puasa, seperti membantu proses kesembuhan penyakit ringan juga penyakit berat, menurunkan berat badan, mengeluarkan kotoran dan racun di tubuh, meningkatkan kesehatan kulit, membuat wajah jadi awet muda, menstimulasi pertumbuhan sel-sel baru, menguatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan keseimbangan sistem hormon, meningkatkan mood dan meningkatkan koneksi spiritual.

Manfaat puasa untuk kesehatan fisik

Ketika manusia berpuasa, sebenarnya kita mengistirahatkan sistem tubuh kita dan memproses atau mencerna makanan yang masuk.

Kita sering berpikir bahwa makanan memberikan kita energi, tapi dengan berpuasa kita akan memiliki cara pandang yang baru bahwa makanan yang kita konsumsi juga butuh energi. Mencerna, menyerap, dan melakukan proses metabolisme pastinya membutuhkan energi yang tidak sedikit.

Saat tubuh bisa beristirahat, makanan tubuh akan melakukan proses detoksifikasi dan perbaikan sel, jaringan, dan organ tubuh. Energi yang biasanya digunakan untuk mencerna atau memproses makanan kini digunakan untuk membersihkan tubuh. Tubuh kita bahkan bisa terasa lebih berenergi karena puasa bisa membuat kita merasa lebih ringan dan butuh waktu tidur yang lebih sedikit.

Tubuh kita sebenarnya tahu cara untuk membersihkan dirinya sendiri. Dengan berpuasa, kita akan "mempersilakan" tubuh kita untuk menyembuhkan dan membersihkan dirinya. Selain itu, puasa juga bisa membuat kita mampu menyeimbangkan semua sistem di dalam tubuh.

Manfaat puasa untuk kesehatan mental

Ada anggapan kalau puasa bikin tubuh lemas, itu bukan persepsi yang sepenuhnya benar. Sejatinya ibadah puasa bisa meningkatkan kewaspadaan diri dan kemampuan untuk memusatkan perhatian, Dengan begitu kita bisa lebih mudah untuk memakai energi kita untuk hal-hal lain yang lebih penting dan utama.

Faktanya, dengan berpuasa bisa membuat kita merasa lebih tenang dan bahagia. Banyak orang-orang yang mengaku, dengan berpuasa mereka merasa depresi yang sering dialami jadi menurun. Selain itu, tujuan-tujuan hidupnya bisa terasa lebih dicapai, karena kemampuan untuk fokus pada pencapaian tujuan tersebut makin meningkat.

Dokter pun telah menyampaikan sejumlah laporan bahwa pasien yang berpuasa bisa berkonsentrasi dengan lebih baik, rasa cemas yang semakin berkurang, dan tidur dengan lebih nyenyak.

Dengan berpuasa, sebenarnya kita bisa menyelesaikan tugas atau pekerjaan dengan lebih cepat. Karena tidak adanya penggunaan energi untuk mencerna dan memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh, kita akan merasa lebih mudah untuk memfokuskan energi kita untuk kegiatan lain. Bahkan beribadah juga bisa terasa lebih khusyuk saat sedang berpuasa.

BERITA TERKAIT

BNI Siapkan Corporate Card untuk Kemenkeu

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan BNI Corporate Card yang…

Santri Lawan Hoax untuk Jaga NKRI

NERACA Bandung- Pengamat media sosial dari Komunikonten Hariqo Wibawa mengatakan, potensi santri menjadi pembuat konten hebat sangat besar, karena mereka…

Keniscayaan Kompetisi dan Kolaborasi

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Tidak ada kompetisi, dunia akan sepi. Tanpa ada kompetisi ilmu pengetahuan…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Penyakit yang Sering di Alami Wartawan

Di Hari Pers Nasional yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menekankan pentingnya para wartawan menjaga kesehatannya. …

Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Sanitasi - Cegah Stunting

Guna menangani masalah stunting atau kurang gizi kronis nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyiapkan infrastruktur air…

Mengenal Lebih Dekat Penyakit Parkinson

Drummer sekaligus pendiri band Mr. Big, Pat Torpey meninggal dunia, Rabu (7/2). Torpey meninggal dalam usia 64 tahun karena komplikasi…