Saham Bajatama Akhirnya Disuspensi

Jika sebelumnya saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi penurunan harga saham di luar kewajaran, maka pada perdagangan Selasa kemarin, saham perseroan langsung disuspensi BEI. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (8/7).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irva Susandy mengatakan, pihaknya melakukan penghentian sementara (suspense) perdagangan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) lantaran menurunnya harga kumulatif perseroan secara signifikan.

Disebutkan, saham BAJA mengalami koreksi mencapai Rp980 atau 59,04% dari harga penutupan Rp1.660 pada 1 Juli 2014 menjadi Rp680 pada 7 Juli 2014,”Karena itu, BEI perlu melakukan penghentian sementara saham BAJA dalam rangka cooling down pada perdagangan hari ini”kata Irvan Susandy.

Adapun penghentian sementara perdagangan saham BAJA tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai, dengan tujuan memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BAJA,”Para pihak yang berkpentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," ujar dia.

Emiten baja ini pada kuarta I/2014 mencatat laba bersih sebesar Rp27,1 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp6,74 miliar. Naiknya laba didukung meningkatnya penjualan bersih menjadi Rp297,73 miliar dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp279,77 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

ROTI Realisasikan 12,87% Buyback Saham

Produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menyampaikan telah melakukan pembelian saham kembali atau buyback sebanyak 79,66 juta…

Rencanakan Buyback Saham - Indo Straits Siapkan Dana Rp 1,95 Miliar

NERACA Jakarta - PT Indo Straits Tbk (PTIS) mengantungi izin dari pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali (buy back) saham…

PLN Serap Saham Baru Dua Anak Usah ARII

NERACA Jakarta –PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyerap saham baru dari dua anak usaha PT Atlas Resouces Tbk (ARII), yaitu; PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Penjualan - Passpod Gandeng Tokopedia dan LOKET

NERACA Jakarta - Perluas penetrasi pasar untuk mengerek pertumbuhan penjualan, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau lebih dikenal Passpod…

Harga IPO Rp 180 Per Saham - Citra Putra Realty Raup Dana Rp 93,6 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mengantungi pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dari Otoritas…

Serap Private Placement - Benny Tjokro Tambah Porsi Saham di RIMO

NERACA Jakarta - Aksi korporasi PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih…